Mukisi.com-Kini, akan ada solusi baru bagi masyarakat miskin dalam berobat. Pertemuan Majelis Upaya Kesehatan Islam Indonesia (MUKISI) dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan berbagai lembaga filantropi yang tergabung dalam Forum Zakat (FOZ), Selasa (28/8), salah satunya membahas aspek pembiayaan rumah sakit untuk pasien yang membutuhkan.

Menurut dr. Yahmin Setiawan, MARS, anggota divisi aliansi strategis dewan pengurus MUKISI, hal ini sangat memungkinkan jika dikaitkan dengan penyaluran  dana Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS) untuk para mustahiq yang berobat di Rumah Sakit (RS) Syariah anggota MUKISI.

Silaturahim dari tiga lembaga yang diselenggarakan di salah satu resto yang ada di daerah Kemang Utara pada ini juga bertujuan untuk menggelorakan semarak Grand Issue MUKISI, yaitu #2018ada50RSSyariah.

Diskusi awal dimulai dengan penyampaian potensi dan kekuatan dari masing-masing aspek Rumah Sakit (RS) Syariah, Fintech dan Filantropi. Sehingga dapat bersinergi dan berkolaborasi ke depan untuk penguatan dan pengembangan RS Syariah di kancah Nusantara.

“Yang dibahas tentang potensi kolaborasi ke depan, serta membahas perencanaan dan pelaksanaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Bentuk Kerjasama MUKISI, MES, dan Lembaga Filantropi

Silaturrahmi tersebut, ia melanjutkan, menggodok kerjasama dalam berbagai bentuk, antara lain pertama, penghimpunan dana umat, baik yang bersumber dari Zakat, Infaq, Shodaqoh (ZIS), wakaf maupun perbankan. Penghimpunan ini dilakukan dengan kolaborasi antara MUKISI, lembaga filantropi dan Fintech.

Kedua, penyaluran dana ZIS untuk para mustahik yang berobat di RS Syariah anggota MUKISI. Terakhir, kerjasama pengembangan dana wakaf produktif antara MUKISI, badan wakaf, Fintech, dan lembaga filantropi.

Insyaa Allah akan ada silaturrahmi yang lebih intens dan melibatkan banyak pihak lain agar semakin besar dan meluas dampaknya,” terang pria yang juga menjadi Ketua Mukisi Banten ini.

Berharap dapat Partisipasi dalam IHEX

Mukisi berharap Grand Issue #2018ada50RSSyariah dapat terwujud sesuai target dan rencana. Hal ini juga berdasar dari tujuan didirikannya MUKISI, yaitu memaksimalkan upaya kesehatan Islam dalam forum nasional dan internasional.

Selain itu, Dokter Yahmin mengungkapkan bahwa MUKISI berharap berbagai lembaga tersebut dapat bersinergi dan berpartisipasi dalam acara 2nd International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX) Maret mendatang.

“Harapan kami berbagai lembaga dapat berpartisipasi dalam acara 2nd IHEX kedua di tahun 2019, kami juga berharap adanya kolaborasi yang saling menguatkan,” tutup pria yang juga menjadi Direktur RS Sari Asih Serang ini. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here