Semangat rumah sakit syariah untuk terus berbenah ke arah perbaikan dilatarbelakangi oleh  kebutuhan masyarakat untuk hidup dalam syariat Islam secara kaffah. Dalam mewujudkannya, rumah sakit yang tersertifikasi syariah harus memenuhi beberapa standar, salah satunya standar pelayanan. Standar Syariah dalam aspek pelayanan meliputi penilaian tentang :

 

Standar Syariah Akses pelayanan dan kontinuitas (SSAPK)

Standar ini berisi tentang Proses penerimaan, bimbingan dan pemulangan Proses penerimaan, bimbingan dan pemulangan pasien dipastikan telah mendapatkan pelayanan psikospiritual termasuk Buku Bimbingan Kerohanian. Penyediaan transportasi yang mendukung pelayanan berbasis syariah (audio murrotal)

Standar Syariah Asesmen Pasien (SSAP)

Standar ini berisi tentang assesment awal secara komprehensif terhadap kondisi medis-spiritual pasien. Assesmen medis dilakukan melalui pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatannya, sedangkan assesmen psikospiritual dilakukan melalui pendekatan keagamaan pasien (contoh: aktifitas keagamaan, rutinitas ibadah), Standar ini mensyaratkan rumah sakit menetapkan kebijakan tentang kompetensi pelayanan bahwa staf Rumah Sakit memiliki kompetensi dalam hal fikih orang sakit.

Standar Syariah Pelayanan Pasien (SSPP)

Standar ini berisi tentang pelayanan Psikospiritual bagi berbagai variasi kebutuhan pelayanan kesehatan. Pasien yang digolongkan risiko-tinggi, kondisi, atau kebutuhan yang bersifat kritis, maka rumah sakit memberikan pendampingan bimbingan psikosipritual secara khusus, menyediakan pelayanan ruqyah syar’iyah pada kasus yang dinilai butuh, melakukan penjagaan pada aurat pasien, ikhtilath dan kholwat, pemakaian busana menyusui, pemakaian Busana Pasien, prosedur pemeriksaan pasien sesuai jenis kelamin, prosedur pemeriksaan pasien tanpa ikhtilath. Standar ini mengatur pula tentang penyiapan bahan makanan, penyimpanan, pengolahan dan distribusi harus dimonitor untuk memastikan kehalalan, higienitas, dan keamanan sesuai peraturan perundang-undangan dan Syari’ah Islam. Semua jenis bahan dan makanan dipastikan bersertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia.

Standar Syariah Pelayanan Obat (SSPO)

Standar ini berisi tentang Penerapan konsep obat esensial di rumah sakit yang berisi daftar obat, sediaan-sediaan obat yang terpilih dan terapi yang digunakan di rumah sakit tidak
mengandung unsur bahan yang diharamkan. Dalam kondisi tidak ada pilihan lain, unsur bahan yang diharamkan dapat digunakan karena termasuk kondisi darurat dan pemberian ke pasien menggunakan informed concent.

Standar Syariah Pelayanan dan Bimbingan Kerohanian (SSPBK)

Standar ini berisi tentang pemberian pelayanan pendampingan rohani kepada seluruh pasien yang beragama islam, dan kepada pasien yang mempunyai permintaan khusus.
Standar ini juga berisi tentang Pelaksanaan identifikasi nilai-nilai Islami dan penerapannya, kebijakan dan prosedur tentang identifikasi nilai-nilai Islam dalam pelayanan pasien,
penatalaksanaan nyeri, pelayanan pada akhir kehidupan secara syariah, prosedur pelayanan sakaratul maut dan penyediaan pelayanan jenazah secara syariah, Prosedur
tata laksana pengawetan jenazah serta regulasi pengelolaan sampah sisa jaringan tubuh manusia secara syariah dan Pengadaan sumber air sesuai dengan kaidah syariah

Standar Syariah Pendidikan Pasien dan Keluarga (SSPPK)

Standar ini berisi tentang kewajiban Rumah Sakit melakukan pendidikan terhadap pasien rawat inap atau keluarga mengenai asuhan spiritual yang akan diterima selama perawatan sebagai bahan evaluasi perkembangan kondisi spiritual pasien, Rumah sakit menyediakan dan mengelola perpustakaan yang memuat literatur islam, Prosedur peminjaman buku perpustakaan oleh pasien dan keluarga.

Standar Syariah Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (SSPPI)

Standar ini berisi tentang kewajiban rumah Standar ini berisi tentang kewajiban rumah sakit dalam memiliki program pencegahan dan pengendalian infeksi berdasarkan pada ilmu pengetahuan terkini sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dan standar sasaniitasi serta kebersihan sesuai dengan syariah.

Standar-standar tersebut tertuang dalam Sertifikasi Rumah Sakit Syariah Edisi I 1436 H, yaitu pada bab standar yang mengatur pada aspek pelayanan rumah sakit syariah. Ikhtiar rumah sakit syariah dalam pemenuhan standar-standar tersebut dilakukan dengan perjuangan panjang, guna melayani pasien sesuai syariat Islam. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here