Majelis Syuro Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia atau disingkat MUKISI adalah organisasi non profit yang bersifat bebas. Organisasi ini menghimpun para penyelenggara kesehatan Islam dari seluruh Indonesia, dan dijiwai dengan semangat dalam mewujudkan upaya kesehatan yang professional, bermutu, dan Islami dan memiliki tiga falsafah utama yaitu, Bekerja sebagai Ibadah, Ihsan dalam Pelayanan, dan Berlomba dalam Kebaikan.

Berawal dari kongres PERSI tahun 1979 (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia), para penyelenggara Rumah Sakit Islam merasa memerlukan suatu forum dimana dalam forum tersebut dapat menjadi wadah untuk silaturrahim, komunikasi, dan tukar pengalaman antar penyelenggara Rumah Sakit Islam di Indonesia. Kemudian, pada kongres tersebut akhirnya diputuskan terbentuknya BKRSI (Badan Kerja Sama Rumah Sakit Islam) yang menjadi cikal bakal MUKISI.

Lalu, pada tanggal 10-12 Juni 1994, suatu Semiloka Pemanfaatan dan Manajemen Rumah Sakit Islam di Indonesia yang diselenggarakan di Kaliurang Yogyakarta akhirnya mencetuskan untuk membentuk suatu forum koordinasi yang tidak terbatas pada Rumah Sakit Islam namun juga menjadi koordinasi antar upaya kesehatan Islam. Kala itu, DR. H. Sugiat As, SKM sebagai ketua BKRSI dipercaya untuk memegang amanah ini dan memantapkan badan yang akan dibentuk.

Kemudian pada kesempatan bertemunya beberapa Rumah Sakit Islam di Ciloto pada 01 Oktober 1994 di Ciloto, semua penyelenggara kesehatan Islam menyepakati adanya badan koordinasi antar upaya kesehatan Islam dengan nama Majelis Syuro Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) dengan dipimpin pertama kali oleh Dr. H. Sugiat As, SKM dan berkedudukan di Jakarta.

Di saat itu pula tujuan dari MUKISI untuk Upaya Kesehatan Islam dan Rumah Sakit Islam dirumuskan.

Lalu, dijelaskan oleh dr. H. Masyhudi AM, M. Kes. tujuan dari didirikannya MUKISI ini adalah sebagai berikut :

 

  1. Mewujudkan dan meningkatkan mutu penyelenggaraan upaya kesehatan yang professional dan Islami
  2. Membina, mengembangkan dan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia
  3. Ikut berperan serta dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam system kesehatan nasional melalui pelaksanaan fungsi-fungsi penghubung, sumber, dan distribusi informasi kesehatan, penggerak sumber daya, koordinasi, serta mewakili lembaga upaya kesehatan Islam dalam forum nasional dan internasional

 

Tujuan-tujuan tersebut terwujud dalam bentuk Sertifikasi Rumah Sakit Syariah di Indonesia yang juga sudah disetujui oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI. MUKISI telah berperan sebagai penggagas adanya Rumah Sakit Syariah di Indonesia. Menanamkan nilai-nilai dan kultur syariah Islam dalam rumah sakit. Karena, hal ini didasarkan kepada kesadaran umat Islam untuk mencari pengobatan di rumah sakit yang Islami semakin meningkat.

Kemudian, dengan lahirnya MUKISI ini diharapkan dapat mengayomi seluruh upaya kesehatan Islam dan Rumah Sakit Islam. Menerapkan syariat Islam baik dalam pengelolaan maupun pelayanan dalam Rumah Sakit untuk mendukung terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas (Insan Kamil). (ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here