Mukisi.com-Setelah pengurus daerah Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi) Daerah Istimewa Yogyakarta melantik para pengurus barunya, kini giliran Mukisi Jawa Barat. Pelantikan ini diselenggarakan Sabtu (28/9) lalu bertempat di salah satu RS tersertifikasi syariah di Jabar, yakni RS Al-Islam Bandung.

Perjalanan Mukisi Jawa Barat, diungkapkan dr. Dede Setiapriagung, Sp.Rad., M.H.Kes. Mantan Ketua Pengurus Daerah Mukisi Jabar periode 2014-2019, bermula saat mencanangkan terbentuknya RS syariah pada tahun 2015 silam, di mana saat ada seminar internasional, kemudian melalui sebuah kepanitiaan dan tim khusus, kemudian terbentuk standar RS syariah.

Oleh karena itu, pada pelantikan pengurus baru Mukisi Jabar, sebagai pemegang peran dan mandat kesehatan Islam di wilayah Jawa Barat, Mukisi Jabar perlu terus mengimplementasikan standar syariah bagi RS syariah di wilayah tersebut, mengawal, sekaligus mengevaluasi sehingga pelayanan di RS syariah semakin unggul.

Diisi dengan Berbagai Kegiatan

Setelah kegiatan pelantikan pengurus oleh dr. H. Masyhudi AM, M.Kes, selaku Ketua Umum Mukisi digelar di Aula lantai enam RS Al-Islam Bandung, selanjutnya kegiatan diisi dengan pemaparan mengenai Overview RS Syariah di Indonesia, Proses Update Standar Sertifikasi RS Syariah, serta Standar Sertifikasi RS Syariah Versi 1441 H yang dirangkum dalam Seminar Sehari yang bertemakan Update Terbaru Standar Sertifikasi RS Syariah.

Tidak hanya dari Mukisi Pusat, dikatakan dr. Dede adalah pelantikan pengurus kali keempat ini, hadir pula perwakilan dari Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI untuk mengisi materi mengenai standar RS syariah.

Selain seminar, terdapat pula Sharing Implementasi Integrasi Kurikulum Pendidikan Kesehatan Islam dengan RS syariah oleh dr. Ida Royan, M.Kes. Koord Tim IDIK FK-UMI.

Kegiatan ini pun berjalan dengan lancar, tidak hanya ditujukan dan dihadiri pengurus terlantik dan anggota Mukisi Jabar. Hadir pula para mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Univeritas Pasundan.

“Alhamdulillah kemarin berjalan lancar, antusias, banyak anggota Mukisi Jabar yang hadir, maupun masyarakat umum. Terutama dihadiri oleh Maba Unpas yang baru saja membuka fakultas baru, yakni Fakultas Kedokteran,” ungkap dr. Dede yang juga Anggota Divisi Sertifikasi RS Syariah.

dr. Dede yang kini menjadi Pembina Mukisi Jabar juga mengungkapkan, pada kesempatan pelantikan tersebut diberikan sebuah penghargaan pada dr. Oemi Syarif yang merupakan salah satu pendiri Mukisi.

“Penghargaan ini menjadi wujud apresiasi kami atas peran beliau memajukan Mukisi,” tutur dr. Dede memungkasi.

Akan Segera Susun Program

dr. M. Iqbal, Sp.PD. sendiri selaku Ketua Mukisi Jawa Barat terpilih mengutarakan bahwa pihaknya bersyukur karena akhirnya Mukisi Jawa Barat periode 2019-2024 kepengurusannya telah dilantik. Selanjutnya, pihaknya akan segera melakukan konsolidasi menyusun program kerja untuk lima tahun ke depan.

“Harapan kami, pada kepengurusan kali ini dapat mewujudkan langkah-langkah yang solid dalam mewujudkan rumah sakit syariah di nusantara, khususnya di Jawa Barat disertai dengan penguatan integrasi kurikulum syariah dalam sistem pendidikan SDM kesehatan,” tutur dr. Iqbal yang merupakan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RS Al-Islam Bandung.

Saat ini, lanjut dr. Iqbal, respons terhadap konsep rumah sakit syariah di Jawa Barat sendiri dinilai masih belum optimal sehingga perlu adanya upaya untuk terus menerus mensosialisasikannya. Oleh karena itu, RS yang saat ini sedang berproses akan didorong untuk segera menyelesaikan proses sertifikasi, dan hendaknya segera menyusun kurikulum untuk ditujukan pada lembaga pendidikan kesehatan.

“Sehingga RS yang telah menyelesaikan proses sertifikasi dapat segera membantu sosialisasi dan penyelesaian sertifikasi syariah rumah sakit lain. Dan kurikulum terintegrasi muatan syariah di lembaga pendidikan kesehatan ini agar dapat menghasilkan peserta didik yang sadar syariah,” papar dr. Iqbal. (nin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here