Mukisi.com-Pelayanan pada rumah sakit (RS) syariah memiliki standar dan telah ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama dengan Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi), salah satunya ialah pendampingan tayamum pada pasien.

Tayamum adalah cara bersuci selain wudu dan mandi, yang menjadi alternatif pengganti untuk meringankan bersuci jika tidak bisa menggunakan air sebab berbagai halangan. Seperti sakit atau tidak ada air.

Hal ini sesuai dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam surah Al Maidah ayat 6. “Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu.”

“Sementara ini kami melakukan pelayanan syariah seperti merapikan ibadah karyawan, pelayanan tayamum, mematangkan ilmu-ilmu tentang syariah melalui kajian-kajian, perbaikan administrasi seperti akad yang sesuai syariah, pelayanan kerohanian kepada customer, dan lain sebagainya,” ujar dr. Widodo Wiarawan, MPH. Ketua Mukisi Cabang Yogyakarta.

Salah satu pelayanan syariah yang diterapkan adalah dibolehkan bagi pasien yang ingin melaksanakan salat untuk bersuci dengan cara tayamum. Inilah bentuk keringan dari Allah subhanahu wa ta’ala kepada hamba-Nya. Namun, tak semua pasien memahami betul tata cara tayamum.

Tayamum Pad

RS syariah menyediakan tayamum pad untuk memudahkan pasien memperoleh debu dalam bersuci. Tayamum pad adalah seperangkat alat untuk melakukan tayamum. Berbentuk kotak dengan bantalan (pad) yang ditaburi bubuk pasir sebagai sarana untuk bertayamum.

“Tayamum pad ini sebagai sarana untuk memudahkan bagi pasien untuk tayamum, sehingga tidak sulit mendapatkan debu, bahkan ini yang sudah steril debunya, sehingga tidak memperparah kondisi sakitnya,” papar dokter Widodo yang juga merupakan Direktur RS Universitas Islam Indonesia.

Kandungan pasir yang digunakan berasal dari tanah bertekstur lembut yang diperoleh dari industri rumahan (home industry) binaan RS syariah. Proses pengolaan pasir pada tayamum pad dengan cara mengambil tanah dengan kedalaman lubang 1 meter, kemudian tanah dikeringkan dengan cara dijemur.

Tanah yang dipilih juga harus lembut agar ramah di kulit, terutama ketika mengusap bagian wajah. Ikhwal bimbingan melakukan tayamum dengan benar juga dilakukan oleh RS syariah. Sehingga pasien tak perlu risau akan tata cara tayamum.

Kriteria Sakit yang Dibolehkan Tayamum

Kriteria sakit yang membolehkan pasien bertayamum adalah sakit yang mengkhawatirkan, yaitu sakit yang dapat menyebabkan kematian, hilangnya anggota tubuh atau fungsinya. Jika terkena air, maka sakit tersebut akan bertambah parah.

Selain itu, juga pada sakit yang dikhawatirkan memperlambat masa sembuhnya, sehingga masa sakit bertambah lama, atau penyakit berat yang membuatnya kepayahan.

“Tayamum boleh dilakukan pada kondisi sakit di mana bila terkena air akan menyebabkan sakitnya lama sembuh, atau bertambah parah. Biasanya pada kondisi luka, dan pada kondisi pasien susah untuk bangun dari tempat tidurnya, misalnya pada kondisi demam, luka, setelah operasi, patah tulang,” tutupnya. (Gth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here