Mukisi.com-Islam memiliki perbedaan yang nyata dengan agama-agama lain di muka bumi ini. Islam sebagai agama yang sempurna memiliki aturan dan tuntunan yang bersifat komprehensif, harmonis, jelas, dan logis. Salah satu kelebihan Islam dalam mengatur kehidupan manusia adalah perihal perspektif Islam dalam mengajarkan kesehatan.

Sebagai hamba Allah yang beriman dan bertakwa, hendaknya kita menjalankan ibadah kepada Allah dengan penuh kekhusyukan serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Dan pastinya hal itu, tidak akan dapat terlaksana tanpa kesehatan diri kita yang meliputi sehat jasmani, sehat rohani (psikis), dan sehat sosial (UU No. 23 Tahun 1992).

Pentingnya sebuah kesehatan bagi manusia dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari termasuk yang paling utama adalah melaksanakan ibadah lima waktu sesuai dengan tuntutan dan tuntunan Islam, menempatkan kesehatan sebagai salah satu kenikmatan yang telah di anugerahkan Allah selain kenikmatan iman dan Islam.

Islam sangat memperhatikan soal kesehatan dengan cara antara lain mengajak dan menganjurkan untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan yang telah dimiliki setiap orang. Anjuran menjaga kesehatan itu bisa dilakukan dengan tindakan preventif (pencegahan) dan represif (pelenyapan penyakit atau pengobatan).

Secara preventif, perhatian Islam terhadap kesehatan ini bisa dilihat dari anjuran sungguh-sungguh terhadap pemeliharaan kebersihan. Rasulullah seperti diriwayatkan Ibnu Abbās ra pernah bersabda, Banyak manusia merugi karena dua nikmat; kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari).

Dalam keterangan hadis yang lain, Rasulullah berdo‘a, “Ya Allah, hamba berlindung kepada-Mu dari kehilangan nikmat karunia-Mu, dari perubahan kesehatan yang telah Engkau berikan, mendadaknya balasan-Mu, dan dari segala kemurkaan-Mu”. (HR. Muslim)

Hadis tersebut memaparkan, bahwa terdapat dua kenikmatan yang telah dikaruniakan Allah kepada hamba-Nya dan sering dilupakan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu luang. Sungguh sangat merugi seseorang Muslim, ketika tidak mensyukuri atas apa yang telah Allah berikan kepadanya.

Maka dari itu, sepatutnya kita bersyukur karena masih diberi kedua nikmat tersebut. Dari hadis ini, kita dapat mengambil mau‘idhah untuk senantiasa menjaga kesehatan kita, sehingga kita dapat melaksanakan perintah Allah dengan sebaik-baiknya dan menjauhi apa yang dilarang oleh Allah sesuai dengan ketentuan yang telah Allah tetapkan dalam Alquran dan al-Hadis.

Selain itu, kita juga dituntut untuk selalu memanfaatkan waktu luang dalam hal kebaikan. Salah satunya dengan selalu berzikir kepada Allah dan selalu beristighfar (mohon ampunan) kepada-Nya. Di dalam Alquran terdapat begitu banyak ayat yang memerintahkan kita untuk berpikir, membaca, dan merenungkan ayat-ayat serta segala sesuatu yang ada di sekitar kita, yang merupakan tanda-tanda kekuasaan Allah. 

Akan tetapi, tidak semua orang bisa melakukan itu karena di hati mereka terdapat penyakit seperti yang telah disebutkan dalam ayat berikut, “Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakit-nya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.”

Alquran Sebutkan Berbagai Penyakit dan Penyembuh atas Penyakit

Alquran menyebutkan macam-macam penyakit hati yang menimpa manusia. Selain itu, Alquran juga telah mengajarkan kepada manusia agar tetap melestarikan lingkungan dan menjaga kebersihan tempat tinggal supaya tidak menjadi sarang kuman dan bakteri. Alquran juga mengimbau untuk menjauhi makanan dan minuman yang mengandung penyakit dan ia juga memberitahu tata cara mengobati diri kita ketika sakit.

Kitab suci Alquran menjadi petunjuk bagi manusia agar selamat baik di dunia maupun di akhirat dan salah satu petunjuk itu adalah petunjuk untuk menjalani hidup sehat sehingga bisa beraktivitas dan menjalankan ibadah dengan benar.

Oleh karena itu, Alquran juga disebut sebagai penyembuh penyakit, yang oleh kaum muslimin diartikan sebagai petunjuk yang akan membawa manusia kepada kesehatan spiritual, psikologis, dan fisik, meski Alquran bukanlah buku kesehatan.

Untuk itu, kondisi jasmani sebagai modal yang diberikan oleh Allah kepada manusia agar dapat menjalankan tugasnya sebagai khalifah di muka bumi ini dan juga agar manusia dapat berinteraksi dengan manusia lainnya sangatlah penting untuk dijaga kesehatannya.

Beberapa ayat yang menerangkan pentingnya kesehatan jasmani bagi manusia, yaitu “Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: ‘Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), Karena Sesungguh-nya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang Kuat lagi dapat dipercaya’.

Di mana kekuatan yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah kekuatan dalam berbagai bidang. Selain ayat di atas, terdapat juga ayat yang lain yang menjelaskna tentang kesehatan jasmani, yaitu QS .al-Anfal/8: 60 yang memberi kesan bahwa kaum muslimin tidak boleh berpangku tangan. (nin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here