Mukisi.com-Islam telah memberikan gambaran tentang pentingnya kesehatan dan gizi. Pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga anak usia dua tahun menjadi prioritas agar gizi anak tercukupi.

Kebutuhan gizi anak harus tercukupi untuk mendukung perkembangannya. Dimana dalam susunan makan sehari-hari harus mengandung zat-zat gizi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh sekaligus memperhatikan keanekaragaman atau variasi makannya.

Menurut Kepala Instalasi Gizi, Harini Diestiana, S.Gz,Rd, Gizi anak dan gizi orang dewasa berbeda dilihat dari aktifitas fisik dan kebutuhan untuk metabolisme tubuh.

“Selain aktifitas fisik, kondisi kesehatan juga turut berpengaruh terhadap kebutuhan gizi pada seseorang,” jelas wanita yang bekerja di Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang.

Penyebab yang sering terjadi ketika anak kekurangan gizi adalah asupan gizi yang kurang, kondisi kesehatan pada anak, akses dan daya beli pangan yang rendah pada keluarga serta kurangnya peran pengetahuan orangtua terkait pemenuhan makanan bergizi.

Dalam perspektif Islam, memenuhi kebutuhan gizi seorang anak merupakan pemenuhan haknya dan merupakan kewajiban orangtua untuk memenuhinya.

“1000 hari pertama kehidupan anak merupakan saat yang penting untuk pertumbuhan anak. Dalam agama Islam dijelaskan tentang kewajiban umat Islam untuk takut pada Allah subhanahu wa ta’ala dan melarang untuk meninggalkan anak-anak dalam keadaan yang lemah. Oleh karena itu, dengan terpenuhinya gizi anak diharapkan akan mencetak umat Muslim yang sehat, kuat dan berakhlak mulia,” ungkap wanita yang akrab disapa Rini tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, perlunya mengetahui perhitungan kebutuhan gizinya, yakni dengan menjaga kualitas kesehatan anak, menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan dan keluarga, serta memastikan kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi.

Keluarga yang peduli pada kesehatan anak akan selalu menyediakan makanan yang sehat, halal dan bergizi, karena hal ini dapat mencegah banyak persoalan yang lebih serius di masa mendatang. 

“Keluarga yang selalu menyediakan makanan halal dan bergizi selain berdampak positif bagi kesehatan dan perilaku anak juga dapat menyelamatkan seluruh anggota keluarga dari ancaman api neraka,” paparnya.

Beberapa ayat dan surat yang memberikan penjelasan dan manfaat mengonsumsi makanan bergizi, salah satunya terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 168, dijelaskan bahwa mengonsumsi makanan halal dan bergizi adalah perintah Allah kepada seluruh umat manusia. Di ayat selanjutnya dikatakan memilih makanan yang halal sama dengan melindungi diri dari perilaku buruk. (Gth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here