Mukisi.com-Rumah Sakit (RS) yang peduli dan ramah terhadap pasien itu sudah biasa. Namun, RS yang juga peduli dan ramah pada keluarga dan orang-orang terdekat pasien itu luar biasa. Inilah resep RS Mount Elizabeth di Singapura bertahan di era kompetisi pelayanan kesehatan dunia.

Dalam memperingati 40 tahun perjalanan RS Mount Elizabeth melayani masyarakat, RS Mount Elizabeth menyelenggarakan art workshop dan gala dinner bertajuk ‘The State of the Art in Mount Elizabeth Journey’ di Jakarta.

Acara tersebut digelar untuk mengapresiasi hubungan antara RS dan komunitas pasien RS di Indonesia. Dalam 40 tahun perjalannnya, RS Mount Elizabeth memiliki dedikasi tinggi akan pelayanannya pada pasien.

Masa 40 tahun adalah tonggak yang sangat penting, dan kami ingin merayakannya bersama teman-teman dekat di Indonesia yang telah bersama di 4 dekade,” kata dr. Noel Yeo, CEO (chief executive officer) RS Mount Elizabeth, dikutip dari swa.co.id.

RS Mount Elizabeth Berdedikasi Melayani Pasien dan Keluarganya

Seorang dokter dan perawat di dalam RS bukan sekadar memeriksa dan merawat seseorang yang sakit. Tugas mereka lebih dari itu. Karena, ketika pasien datang ke RS, mereka datang bersama keluarganya.

Yang paling penting dari yang kami lakukan adalah, kami tidak hanya mencoba menyembuhkan pasien tapi juga keluarganya. Pasien tidak datang sendiri, mereka datang bersama keluarganya,” ungkap Stephens Lo yang juga seorang CEO dari RS Mount Elizabeth.

Kemudian, dilanjutkan oleh Dokter Noel, ia menceritakan bagaimana RS membuat momen menarik pasien agar pasien dan orang-orang terdekat pasien merasa nyaman. Kala itu, ada seorang pasien dengan kanker paru bertunangan di dalam RS ketika sedang dirawat.

Kami menyiapkan upacara, staff membuatkan makanan, bermain gitar untuknya, mengundang pemuka agama untuk memimpin pertunangan pasien dan kekasihnya,” jelasnya.

Setiap pasien yang datang di RS adalah manusia yang membutuhkan pelayanan, kepedulian, serta kasih sayang. Bahkan bukan hanya untuk pasien namun juga keluarga pasien. Ia juga menceritakan bahwa ia dan petugasnya pernah diundang pada pemakaman pasien yang sangat dekat dengan mereka.

Ini tidak mudah, sangat emosional. Karena, kami menjadi sering merasa kehilangan setelah itu,” kenangnya.

RS Bersertifikat Syariah juga Berdedikasi Layani Pasien dan Keluarganya

Sementara itu di Indonesia, RS yang telah tersertifikasi syariah memiliki standar yang lebih baik. Pada RS ini, pasien dan keluarga pasien akan mendapat kepedulian serta kasih sayang dari para petugas RS. Contohnya, para pasien dan keluarganya akan senantiasa diajak untuk salat dan berdoa.

Bahkan, meski pasien tidak dapat beranjak dari ranjang karena penyakitnya, para petugas RS akan senantiasa membantu dan membimbing cara beribadah mereka. Mulai dari penggunaan tayammum pad hingga cara salat di ranjang.

Dengan demikian, RS Syariah memiliki standar yang tepat dan lebih baik. Karena, kepedulian para petugasnya bukan hanya sekadar di dunia namun juga di akhirat.(ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here