Mukisi.com-Untuk kedua kalinya, penelitian tentang Rumah Sakit Syariah oleh Dr. Siti Aisyah Ismail, MARS, meraih penghargaan Best Paper dalam acara 16th Annual World Congress AGBA (Academy of Global Business Advancement), untuk kategori Hospitality Management. Perlu diketahui bahwa sebelumnya, Dr Aisyah mendapatkan penghargaan Best Paper di acara 1st International Halal Management Conference (IHMC) yang diadakan di Korea Selatan pada tahun 2017 silam.

Bukan pengalaman biasa, hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi dokter lulusan Magister Administrasi Rumah Sakit Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia. Makalah tersebut merupakan tesis S2 beliau dengan judul “The Impact of Implementation of Shariah Hospital Certification on Hospital Perfomance in Sultan Agung Islamic Hospital”. Namun pada presentasi kali ini di AGBA, beliau menyampaikan dari perspektif yang berbeda yaitu lebih menekankan soal nilai yang terkandung dari Rumah Sakit (RS) Syariah.

Bagi Dr Aisyah, nilai dari RS Syariah bukan hanya tentang perhitungan statistik dan dan persoalan material yang diukur dari satuan moneter, namun sifatnya lebih holistik, mencakup urusan dunia dan menuju akhirat. Rumah sakit sebagai sarana dalam ikhtiar menyembuhkan orang sakit, medis fisik dan psiko spiritual. “Dalam hal ini, saya berbicara tentang arti Barakah. Seperti apa kita mengukur barakah? Namun efek dari barakah tersebut dapat kita lihat dari parameter yang bisa diukur. Angka kunjungan pasien meningkat, angka kepuasan kerja karyawan baik, angka kepuasan pasien tinggi. Bagi RS Syariah, barakah didapat bila pasien senang mendapatkan pelayanan dari kami, sehingga dipromosikan dari mulut ke mulut. Dengan begitu syiar kami menjadi RS yang menjunjung nilai-nilai syariah pun terwujud dengan baik.” Jelasnya.

Dr. Aisyah mendapatkan undangan untuk hadir dalam acara AGBA secara langsung melalui email dari Prof. Zafar Ahmed selaku CEO AGBA. Beliau menerima tawaran tersebut dan terbang ke India menjadi wakil dari Indonesia dalam menyampaikan makalah terkait manajemen pelayanan RS Syariah kepada para peserta dari berbagai negara dalam acara AGBA yang diadakan di Indian Institute of Technology (IIT) Delhi pada tanggal 2-4 Juli 2019.

AGBA adalah jaringan professional di seluruh dunia yang berkomitmen untuk memfasilitasi penyebaran temuan penelitian ilmiah di bidang pengembangan bisnis dan manajemen. Misi utama AGBA adalah untuk menyediakan forum global terbuka yang sedang berlangsung untuk membahas dan menganalisis pengembangan bisnis, kewirausahaan dan manajemen dari berbagai sudut pandang untuk meningkatkan pemahaman tentang kekuatan yang mendasarinya yang berdampak pada perkembangan global dan membentuk nasib negara berkembang.

Acara AGBA yang digelar setiap tahunnya itu merupakan pertemuan ilmiah yang membahas bidang bisnis dan manajemen, sehingga banyak peserta yang ikut dalam menyampaikan makalah penelitian mereka masing-masing. Dan untuk kali pertama, bidang kesehatan, khususnya tentang manajemen rumah sakit hadir dalam makalah yang disampaikan oleh Dr. Aisyah. Sehingga sejak awal, beliau tidak begitu percaya diri, karena tema tersebut merupakan hal baru dalam pertemuan itu. Terlebih lagi mayoritas peserta adalah non-muslim. Beliau menyampaikan bahwa hanya ingin memperbanyak khazanah ilmiah tentang RS Syariah.

“Sewaktu saya menyampaikan Paper tidak berharap apa-apa, namun setelah saya selesai presentasi ternyata feedback yang saya dapatkan tidak seperti pikiran saya, para hadirin yang datang sangat antusias dengan Paper saya, bagi mereka itu adalah hal baru di dunia bisnis. Menggabungkan konsep manajemen dan pelayanan dengan nilai adalah sesuatu yang sangat cerdas, sehingga semua jadi terlihat relevan.” Jelas Dr Aisyah selaku pengurus MUKISI (Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indoensia) Divisi Kerjasama Internasional.

Dari pertemuan singkat tersebut, hal yang didapat oleh Dr Aisyah adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga. Besar harapannya adalah dapat memperluas pengetahuan mengenai Rumah Sakit Syariah di kancah nasional maupun Internasional. Dan semoga semua ini menjadikan masa depan Rumah Sakit Syariah menjadi lebih baik. (Gth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here