Mukisi.com-Rumah sakit ramah anak masih jarang di Indonesia. Bagi anak-anak, rumah sakit (RS) identik dengan tempat yang menyeramkan. Oleh karenanya RS ramah anak patut diupayakan.

Salah satu indikator rumah sakit ramah anak terletak pada pelayanannya. Artinya, harus tersedia dokter spesialis anak, sarana rawat jalan ramah anak, serta poliklinik anak dan rawat inap khusus anak.

Kemudian, RS juga harus memiliki desain yang sesuai dengan karakter anak. Ruang rawat inap anak sudah selayaknya dibuat sesuai karakter tumbuh kembang anak. Ruangan yang kekanak-kanakan akan memberikan kenyamanan dan sumbangan proses kesembuhan pasien anak.

Dikutip dari Geotimes, penelitian yang dilakukan CABE (Commission for Architecture and Built Environment) pada Agustus 2003 di London menyatakan, desain yang baik dari rumah sakit dan lingkungannya berdampak langsung terhadap kecepatan kesembuhan pasien.

Ruangan rumah sakit dibuat sedemikian rupa sesuai karakter tumbuh kembang anak layaknya ruangan tempat bermain. Ini dilakukan guna membantu mempercepat penyembuhan penyakit si pasien.

Penerapan desain tersebut, misalnya dinding dihiasi dengan gambar kartun, hewan, atau bunga-bunga yang indah. Cat dinding pun dipilihkan warna beragam, seperti mengkombinasikan warna hijau, biru, dan oranye. Ketiga warna ini cocok diterapkan di dalam rumah sakit agar ramah anak. Karena, warna penyembuhan yang dapat menenangkan pasien serta memberikan dampak psikologis yang baik.

Belajar dari Rumah Sakit di AS dan Jepang

Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek mengatakan, sangat penting memang bagi RS untuk memberikan pelayanan dan membangun suasana yang friendly. Seperti di Jepang misalnya, yang menyediakan piano bagi pasien anak-anak agar tidak stres.

Begitu masuk (rumah sakit), di lobby ada piano yang besar, dan ada anak (pasien) yang sedang bermain piano. Tapi dia bermain piano dengan senang. Itu memperlihatkan keadaan rumah sakit yang begitu damainya, tidak menakutkan,” tuturnya, dilansir dari Bisnis.

Atau The Doctors Medical Center di California, Amerika Serikat. Mengutip dari CBS News, RS tersebut menyediakan mobil mainan untuk pasien anak-anak yang hendak menjalani operasi.

Pihak RS pun mengganti kasur rumah sakit menjadi mobil mainan sebagai media untuk mengantar pasien menuju ruang operasi. Sehingga, RS ini mengizinkan pasien anak-anak untuk menyetir mobil mainan ke ruang operasi.

Alasannya, prosedur operasi seringkali menjadi hal yang sangat menegangkan. Bahkan tak menutup kemungkinan anak-anak pun akan mengalami pengalaman ini. Dengan adanya mobil mainan ini, pihak RS berharap dapat mengurangi rasa stres, cemas, dan takut anak-anak yang hendak dioperasi.

Ketika anak-anak tahu mereka bisa masuk ke ruang operasi mengendarai mobil keren, mereka tampak sumringah dan dalam beberapa kejadian, rasa takut mereka hilang seketika,” ungkap Kimberly, salah seorang suster di The Doctors Medical Center. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here