Mukisi.com-Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Sumatera Barat mengadakan acara halal bihalal pada Sabtu lalu (15/6) di aula Gubernuran. Acara itu untuk mempererat tali silaturahmi, menyamakan langkah, dan memperkeras upaya demi menjalankan tujuan utama didirikannya Yarsi.

Pada kesempatan itu, bukan hanya dari keluarga besar Yarsi saja, namun juga ada perwakilan dari pemerintah daerah, mitra Yarsi, dan organisasi Islam Yarsi lainnya. Dari pemerintah daerah diwakili oleh Nasrul Abit, Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar).

Yarsi juga turut mengundang Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi) dalam acara tersebut. Mukisi memenuhi undangan tersebut dengan mengirim dr. Masyhudi AM, M.Kes, Ketua Mukisi dan sekaligus sebagai pembicara dalam halal bihalal itu.

“Yarsi didirikan dengan tujuan dakwah dalam membantu masyarakat di bidang kesehatan. Semua masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan sesuai dengan ajaran Islam,” ujar Ketua Yarsi Sumbar, Zainal Daulay, dikutip dari surat kabar setempat.

Kemudian, pada kesempatan itu, Dokter Masyhudi berharap Sumatera Barat dapat menjadi pionir dalam pengembangan rumah sakit Islam. Menurutnya, Sumbar sudah memiliki potensi besar dengan hadirnya Yarsi. Karena, organisasi ini telah memiliki beberapa rumah sakit Islam yang telah berkembang di beberapa daerah Sumbar. “Ini harus dipertahankan dan didukung,” tegasnya.

Menurut Dokter Masyhudi, tantangan rumah sakit Islam dewasa ini adalah bagaimana untuk tetap bertahan di zaman modern. Saat ini, sudah banyak pelayanan kesehatan yang modern di berbagai rumah sakit Islam. Indonesia harus memanfaatkan ini untuk menjadi pionir dan memimpin bidang pelayanan kesehatan yang islami.

Penduduk Indonesia sebagian besar adalah pemeluk Islam. Kesadaran akan menjalankan segala unsur kehidupan sesuai syariat Islam menjadi suatu keharusan. Karenanya, kehadiran rumah sakit Islam di Indonesia dapat mendukung kesadaran masyarakat untuk berobat sesuai syariat Islam.

“Insya Allah, rencananya, Yarsi dengan rumah sakit Islam, membawa visi Islam, sudah sepakat bahwa sebagian akan diproses untuk mendapatkan sertifikasi rumah sakit syariah,” tutur pria yang juga Ketua Mukisi tersebut.(ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here