Mukisi.com-Salah satu teladan yang melekat pada diri Rasulullah adalah gemar bersosialisasi dan menjaga silaturrahmi dengan kerabat ataupun sahabat. Di sisi kesehatan, gemar bersosialisasi ternyata dapat mendatangkan sejumlah manfaat kesehatan.

Kita semua tau bahwa Rasulullah memiliki banyak sahabat dan senantiasa menjaga silaturrahmi dengan karib kerabat serta bertetangga dengan baik,bersosialisasi juga merupakan salah satu tips menjaga kesehatan ala Rasulullah.

Di sisi lain, bersosialisasi juga dianjurkan sebagaimana hadist-hadist yang ada. Salah satunya adalah hadist yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maha hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi”

Dan sebagaimana yang terdapat dalam Al-Quran di Surat An-Nisa’ ayat 1:

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

Bersosialisasi adalah kegiatan menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat, seperti saudara, teman, rekan kerja, atau bahkan orang-orang yang baru dikenal untuk berbincang-bincang, serta saling berbagi cerita dan hobi.

Seseorang yang menikmati kehidupan sosial cenderung mampu meredakan gejala stres pada dirinya sendiri serta orang-orang di sekitarnya. Dari sinilah banyak riset membuktikan manfaat dari gemar menjaga silaturrahmi di sisi kesehatan.

Terhindar dari Penyakit Jantung hingga Meningkatkan Harapan Hidup

Sebuah studi di Harvard Scholl of Public Health, melansir dari laman Yasmina Foundation, menemukan bahwa pria berusia 70-an tahun yang memiliki hubugan sosial yang baik memiliki kemungkinan lebih kecil mengalami kerusakan atau penyakit jantung.

Kemudian melansir dari Kompas, para ahli dari Brigham Young University menunjukkan, mereka yang mempunyai hubungan erat dengan keluarga, teman, dan kelompok kerjanya mempunyai risiko kematian 50 persen lebih kecil dalam periode tertentu dibandingkan dengan kelompok yang hubungannya lebih lemah. Ini artinya anda mempunyai harapan hidup lebih lama.

Hubungan yang baik dengan anak, pasangan, keluarga besar, teman, tetangga dan bahkan siapa-pun ternyata dapat menekan hormon kortisol yang tinggi pada saat seseorang stres. Hormon kortisol adalah hormon yang dikenal sebagai hormon stress yang membuat jantung anda berdebar cepat, tekanan darah anda naik, keringat dingin bercucuran, otot-otot menjadi tegang, dan anda  bisa tidak tidur sepanjang malam. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here