Mukisi.com-Ketikaseseorang membutuhkan penanganan serius, ruang ICU (Intensive Care Unit) RS seringkali disarankan. Namun, ternyata terdapat berbagai jenis ruang ICU yang ada dalam RS. Mulai dari ICU hingga PICU. Lalu apa kegunaan masing-masing ruang ICU tersebut? Mari kita simak ulasan di bawah ini.

Dilansir dari detik, ICU adalah unit perawatan khusus untuk pasien dengan penyakit serius dan butuh pemantauan ketat. Ruangan ini biasanya dilengkapi dengan peralatan dan tenaga-tenaga kesehatan yang juga khusus.

Dibalik kegunaan ruang ICU, ternyata ICU ada berbagai jenis dengan peruntukkan yang berbeda-beda. Ada yang khusus penyakit jantung, anak-anak, bahkan bayi. Berikut adalah penjelasan singkat tentang berbagai jenis ruang rawat intensif di RS dikutip dalam situs yang sama.

ICU (Intensive Care Unit)

Ruang ini diperuntukkan untuk pasien yang butuh perawatan intensif dan pengawasan terus menerus. Di dalam fasilitas ini biasanya menyediakan tindakan medis yang bersifat kritis dan pendukung fungsi organ tubuh pada pasien sakit yang akut atau terluka parah.

Kondisi pasien yang ditangani di dalam ruangan ini juga biasanya pasien yang mengalami luka besar (Major Trauma), luka bakar parah, gagal napas, pasien pasca transplantasi organ, operasi kardiotoraks, dan tulang punggung kompleks.

Pasien yang tidak dalam kondisi demikian memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari dokter. Agar pasien tersebut dapat menggunakan fasilitas ICU.

HCU (High Care Unit)

Secara mudahnya, pelayanan di HCU berada di bawah ICU sebelum pasien dikembalikan ke ruang rawat inap. HCU diperuntukkan bagi pasien yang menunjukkan perbaikan kondisi, tidak perlu lagi ditangani di ICU, namum masih perlu pengawasan ketat dari tenaga medis.

Di Indonesia, aturan tentang pelayanan HCU ada di Keputusan Menteri Kesehatan nomor 834 tahun 2010. Adanya HCU diharapkan bisa meningkatkan efektovitas dan efisiensi layanan di ICU bagi pasien. Kondisi pasien HCU dijelaskan memiliki kondisi respirasi, hemodinamik, dan kesadaran yang stabil.

ICCU (Intensive Coronary Care Unit)

Ruangan ini hampir sama dengan ICU. Yang membedakan hanyalah peruntukannya. Ruangan ini lebih dikhususkan untuk pasien yang mengalami gangguan jantung. Kondisi-kondisi yang biasa ditangani oleh ruangan ini adalah pasien dengan jantung koroner, serangan jantung, gangguan irama jantung yang berat, dan gagal jantung.

ICCU dapat menjadi pusat pelayanan jantung dan pembuluh darah di beberapa RS. Fasilitas ini diprioritaskan untuk pasien dengan komplikasi penyakit kardiovaskuler. Pasien biasanya dalam kondisi tidak stabil dan membutuhkan penanganan serta perhatian ekstra dari para tenaga medis.

NICU (Neonatal Intensive Care Unit)

NICU menyediakan pelayanan khusus bagi bayi baru lahir atau yang memiliki kesulitan. Pasien NICU adalah bayi prematur berusia 23-24 minggu hingga 40 minggu, yang biasanya memiliki sistem pencernaan normal.

Dalam beberapa kasus, bayi biasanya tidak lagi diterima di NICU bila sakit setelah keluar dari fasilitas layanan kesehatan. Rumah sakit biasanya khawatir bayi yang kondisinya tidak baik akan menginfeksi pasien yang lain. Dalam kondisi ini, bayi yang membutuhkan penanganan gawat darurat biasanya akan dikirim ke Pediatric Intensive Care Unit (PICU).

PICU (Pediatric Intensive Care Unit)

PICU diperuntukkan bagi bayi yang tidak diambil NICU serta anak hingga usia 18 tahun, atau bergantung kebijakan rumah sakit. PICU adalah pelayanan transisi dari usia anak menuju dewasa.

Dalam beberapa kasus batasan usia anak tidak dikatikan pada pasien dengan kebutuhan khusus atau berpenyakit kronis, yang perlu penanganan di bidang anak-anak meski usianya sudah 20 tahunan.

Salahsatu contohnya adalah pasien dengan kelainan jantung bawaan yang baru dioperasi ketika dewasa. Beberapa dokter tidak keberatan pasiennya dikirim ke PICU usai operasi, namun ada juga yang memilih ke fasilitas rawat intensif untuk dewasa.(ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here