Mukisi.com-Sebagai RS yang telah resmi menyandang gelar RS Syariah, RS Umum Zainoel Abidin (RSUZA) memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS). Pekan lalu (4/5), susunan DPS tersebut telah disahkan berdasarkan SK Gubernur.

Selama satu tahun, RSUZA memang terus berbenah hingga benar-benar memenuhi standar dan dinyatakan lulus sebagai RS Syariah oleh DSN-MUI (Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia). Termasuk soal DPS RS.

“Disarankan harus ada DPS sebagai ketentuan sertifikasi dari Mukisi, maka kita laksanakan. Kalau Dewan Pengawas biasa kami sudah punya sebelumnya. Tapi karena kali ini Dewan Pengawas Syariah, maka kami bentuk dan kemarin diserahkan kepada kami SK Gubernur. Karena RS kami milik pemerintah,” papar Direktur RSUZA Dr. dr. Azharuddin SpOT K-SPine FICSDr.

Selain DPS dan kepala bidang, direktur RS beserta jajarannya juga turut menghadiri agenda  tersebut. Setelah disahkan, diharapkan DPS yang telah terbentuk dapat bekerja sesuai tugas dan peranannya.

“Tugas dan perannya kan sangat penting. Mereka menghadiri pertemuan rutin dengan RS, dan menjalankan fungsi pengawasan,” imbuhnya.

Menurutnya, DPS RSUZA akan segera mengikuti pelatihan dan workshop yang terkait dengan RS Syariah, sehingga menambah pengetahuan di bidang RS Syariah. Sebab DPS wajib mengawasi segala kegiatan yang terkait dengan layanan syariah di ranah istitusi RS, sehingga implementasi syariah benar-benar terjaga.

“Peran mereka akan dibutuhkan baik aktif maupun pasif,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa inti dari tugas DPS adalah memastikan bahwa penerapan pelayanan kesehatan berjalan sebagaimana mestinya. Sehingga baik pasien maupun petugas medis sama-sama nyaman. Baik karena pihak pasien dihargai privasinya, ataupun pihak dokter yang dapat bekerja sekaligus beribadah.

Hingga saat ini, DPS RSUZA terdiri dari dua orang yang telah memiliki kualifikasi. Menurut pemaparan Direktur, manajemen RS akan bertekad mengoptimalkan kinerja dua orang yang telah terpilih sebagai DPS untuk membantu mengawasi RS dalam menjalankan pelayanan.(Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here