Mukisi.com– Ibadah shalat seorang muslim adalah jalan terbaik memperkuat ikatan seseorang dengan Allah. Di balik gerakan-gerakannya, shalat rupanya memiliki manfaat kesehatan untuk seseorang. Berikut ulasannya.

Tuntunan shalat bagi umat Islam telah tercantum di berbagai ayat Al Quran dan Hadits. Karena shalat adalah tiang atau pondasi agama seseorang. Seperti disebutkan dalam Hadits Riwayat Tirmidzi, dari Mu’adz bin Jabal, Rasulullah bersabda, “Inti (pokok) segala perkara adalah Islam dan tiangnya (penopangnya) adalah shalat.”

Di sisi lain, selain merupakan kewajiban, shalat juga memiliki manfaat kesehatan di setiap gerakan-gerakannya. Dilansir dari dream.co.id, sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Universitas Binghamton, New York, Amerika Serikat, menemukan manfaat shalat lima waktu jika dilakukan dengan benar dan teratur dapat menyembuhkan sakit pinggang.

“Satu cara untuk menyembuhkan sakit pinggang, yakni dengan melakukan gerakan shalat atau yoga serta menjalani terapi fisik,” kata Chair Mohammed Khasawneh, Profesor dari Universitas Binghamton.

Penelitian tersebut difokuskan pada praktik gerakan shalat yang dilakukan berulang-ulang. Dan hasil penelitian ini telah terbit dalam International Journal of Industrial and Systems Engineering.

Menurut profesor tersebut, kesehatan fisik dipengaruhi oleh faktor sosio-ekonomi, gaya hidup, dan religi. Ada indiskasi keterkaitan kuat antara shalat dan cara mempertahankan gaya hidup sehat secara fisik.

“Shalat bisa menghilangkan stress fisik serta kecemasan. Sementara, ada juga penelitian yang menunjukkan ritual shalat dapat dianggap sebagai pengobatan klinis yang efektif terhadap disfungsi neuro-muskoskeletal,” imbuhnya.

RS Syariah Perhatikan Ibadah Pasien

Sementara itu, di dalam RS Syariah, semua pasien serta karyawan diperhatikan perihal ibadahnya. Petugas rumah sakit akan senantiasa mengajak dan mengingatkan para pasien serta keluarganya untuk menunaikan shalat.

“Ini menjadi dasar bagaiman petugas rumah sakit melayani mereka, terutama membantu kelancaran shalat pasien. Justru di saat sakit itulah, pasien sebaiknya mendekatkan diri pada Allah, Maha Pemberi Kesembuhan,” tutur Miftachul Izah, SE, M.Kes, Wakil Sekretaris Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi).

Karena itu, diimbuhkannya, RS Syariah berupaya agar pasiennya tidak ketinggalan waktu shalat meski dalam keadaan sakit sekalipun. Pasien akan benar-benar didukung untuk melaksanakan shalat, misal dengan memastikan kiblat untuk shalat pasien, berwudhu atau bertayammum hingga tata cara shalat saat sakit. Inilah cara rumah sakit syariah agar pasien dalam kondisi sakit-pun tetap mengingat Allah subhanahu wa ta’ala.

Kewajiban shalat bagi seorang muslim ternyata memiliki nilai plus. Selain menguatkan ikatan antara Allah dengan makhlukNya, juga menyehatkan. Kuncinya, shalat harus dilakukan dengan gerakan yang benar agar mendapat manfaat sehatnya.(ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here