Mukisi.com-Pergi ke rumah sakit untuk berobat atau sekedar menjenguk sebaiknya dilakukan di waktu yang tepat. Sore hari menjadi waktu yang kurang tepat untuk berobat atau sekedar menjenguk. Mengapa demikian? Mari kita simak ulasan berikut.

Jatuh sakit memang bukanlah hal yang diinginkan oleh semua orang. Tentunya, akan ada beberapa orang yang direpotkan ketika ada yang sakit. Selain itu, biaya pengobatan yang dikeluarkan pun seringkali mahal. Tak salah jika beberapa orang mengatakan bahwa sakit itu mahal.

Sementara itu, ketika pergi ke RS baik untuk menjenguk ataupun berobat ada baiknya tidak dilakukan pada sore hari. Karena, ada beberapa alasan yang bisa membahayakan bagi pasien. Berikut adalah alasannya, dilansir dari tribunnews.

Bertentangan dengan Ritme Sikardian Tubuh

Sebagian besar orang akan merasakan kemerosotan kinerja pada sore hari. Ini biasanya terjadi setelah makan siang, dimana seseorang akan merasa lelah dan produktivitas pun menurun.

“Ada ritme alami dalam tubuh kita, sehingga banyak orang cenderung merasa mengantuk pada jam 2 atau 3 sore hari,” kata Sara Landon, RD, juru bicara American Dietetic Association.

Hal tersebut juga berlaku pada dokter dan perawat. Sehingga, ketika memasuki jam lelah, dan mereka masih bekerja tentunya mengurangi produktivitas. Akan ada risiko kesalahan diagnosa yang dilakukan dan berujung malapetaka pada pasien.

Ahli Anestesi dapat Membuat Kesalahan Lebih Besar

Jika Anda ingin melakukan operasi di RS, usahakan dilakukan sebelum sore hari. Berdasarkan penelitian dari Universitas Duke, Amerika Serikat, mereka meninjau dari 90.000 operasi rumah sakit mengungkap, ahli anestesi sering melakukan kesalahan selama prosedur operasi, dimulai dari jam 3 hingga 4 sore.

Probabilitas kesalahan pada pagi hari ada 1 persen, sedangkan pada sore hari 4,2 persen. Tentunya, kesalahan seperti ini akan mengganggu jalannya operasi. Ini dikatikan juga oleh para peneliti tersebut dengan ritme sikardian, yang menurunkan kewaspadaan dokter.

Peresepan Obat Antibiotik yang Kurang Tepat

Antibiotik sebenarnya bukan obat yang tepat untuk setiap penyakit. Jika berlebihan mengonsumsinya, tentu akan merugikan. Para tenaga kesehatan seringkali meresepkan obat antibiotik, padahal obat tersebut tidak diperlukan.

Sebuah studi yang terbit di JAMA Internal Medicine menemukan bahwa seiring berjalannya hari, Dokter akan lebih sering meresepkan obat antibiotik. Bahkan, ketika pasien tersebut tidak membutuhkannya sekalipun, seperti jika pasien tersebut terserang penyakit karena virus.

Beberapa alasan di atas menjadi penting diperhatikan bagi seseorang yang ingin ke RS pada sore hari. Karena, ritme sikardian tubuh sangat berhubungan dengan kinerja dan produktivitas para karyawan di dalam rumah sakit. Agar tak berujung malapetaka, gunakan sebaik mungkin waktu di pagi hingga siang hari. Dengan begitu, pelayanan yang didapat pun tetap maksimal dan saling menguntungkan.(ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here