Mukisi.com – Jika selama ini orang merasa akan menjadi sehat dengan vitamin dan olah raga. Namun ada  satu hal yang lebih dahsyat untuk membuat tubuh menjadi sehat, yaitu kondisi spiritual.

Hal tersebut diungkapkan dalam sebuah penelitian yang diungkapkan oleh Harold G Koeing, MD dari Duke University Medical Center bahwa seseorang yang lebih aktif dalam kegiatan keagamaannya memiliki kemungkinan 46 persen lebih kecil untuk terserang penyakit dan meninggal dibandingkan dengan mereka yang tidak aktif dalam kegiatan keagamaan.

Alasannya, segala sumber penyakit ganas yang dialami oleh manusia bersumber dari stress mereka sendiri. Untuk itu, melakukan aktifitas keagamaan seperti berdo’a dan mendekatkan diri kepada Allah adalah pilihan terbaik, karena berdo’a merupakan puncak penanganan stress tertinggi melebihi obat stress yang lain di dunia ini. Dengan memasrahkan semuanya pada Alah subhanahu wa ta’ala, otomatis beban akan terkurangi, stress akan teratasi.

Selain utuk, aspek spiritual juga memberi kekuatan dan optimis tersendiri terhadap seseorang. Beberapa penelitian mengaitkan sikap optimis dan pengaruhnya pada kesehatan seseorang. Alasannya, karena sikap optimis akan meningkatkan kekebalan tubuh seseorang sehingga membuat tubuh lebih sehat.

Sebaliknya, jika seseorang bersikap pesimis, tubuh akan melakukan respon dengan cara melepaskan hormone kortisol yang dapat menurunkan tubuh untuk melawan infeksi karena produksi sel darah putih dihambat oleh hormone kortisol tersebut.

Dengan terhambatnya produksi sel darah putih yang menyebabkan kekebalan tubuh melemah. Tentunya hal tersebut akan membuat tubuh seseorang akan lebih mudah terserang berbagai macam bakteri dan virus yang mengakibatkan infeksi dan peradangan pada tubuh.

Sehat dengan Mencontoh Rasulullah

Di samping itu, segala aktifitas keagamaan baik yang wajib dan sunnah juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan seseorang, sehingga memang benar-benar dapat menjadikan tubuh seorang yang beriman lebih sehat baik jiwa dan raganya.

Misalnya saja dalam hal makan, telah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa cara makan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam merupakan cara makan yang paling baik untuk menjaga kesehatan organ pencernaan manusia.

Selebihnya, ketika organ pencernaan seseorang sehat, secara otomatis akan menjaga organ-organ tubuh yang lain, karena sari pati makanan yang dibutuhkan oleh tubuh seperti vitamin dan mineral dapat diserap tubuh secara sempurna.

Selanjutnya adalah bangun pagi dan berjalan kaki menuju masjid untuk menunaikan sholat shubuh. Yang nyatanya dalam banyak penelitian disebutkan bahwa jalan kaki di pagi hari tersebut jika dilakukan secara rutin akan membuat peredaran darah dalam tubuh menjadi teratur. Sehingga penyakit-penyakit akibat peradaran darah yang kurang lancar seperti penyakit jantung, kolesterol dan stroke dapat dihindari.

Kemudian yang terakhir adalah puasa, penelitian membuktikan bahwa puasa memang proses alamiah yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk memberikan istirahat kepada sistem pencernaan manusia dan memiliki beragam manfaat kesehatan bagi yang mau melaksanakannya.

Untuk itu, sudah tidak ada keraguan lagi bagi orang-orang yang beriman menjaga dirinya dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, yang akan merugikan dirinya sendiri baik dari sisi duniawi termasuk kesehatan serta akhirat nanti.

Di RS Syariah, pasien dan keluarganya tak perlu khawatir untuk urusan shalat pasien. Petugas akan selalu mengingatkan pasien untuk shalat. “Ini menjadi dasar bagaimana petugas rumah sakit melayani mereka, terutama membantu kelancaran shalat pasien. Karena justru di saat sakit itulah, pasien sebaiknya lebih meningkatkan kedekatannya kepada Yang maha Pemberi kesembuhan,” ujar Miftachul Izah, SE, M.Kes, Wakil Sekretaris Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi). (nsa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here