Mukisi.com– Selain Mukisi Awards di hari kedua, IHEX 2019 juga diwarnai dengan Tabligh Akbar dan Ukhuwah Night yang turut menyedot perhatian publik. Sebuah acara hasil kolaborasi antara Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi) dengan Hijrahfest.

Arya, Panitia dari Hijrahfest mengatakan, acara ini berfokus pada syiar dakwah tentang pentingnya ghirah dan persatuan antara sesama muslim, dalam rangka berperan aktif dan partisipatif menyambut kebangkitan Islam. “Kami ingin menyelamatkan umat dari praktik-praktik kesehatan yang non-syariah,” katanya.

Meskipun dua nara sumber mendadak berhalangan hadir, Ustadz Abdul Somad dan Ustadz Adi Hidayat, panitia mendapatkan ganti pemateri yang tak kalah menarik.

Alhamdulillah, kami mendapat ganti pemateri yang luar biasa. Yakni, Ustadz Ary Ginanjar Agustian, yang merupakan Founder dari ESQ (Emotional Spiritual Quotient) dan Ustadz Fatih Karim,” aku Arya.

Menurutnya, Ustadz Abdul Somad berhalangan dikarenakan ustadz kondang tersebut baru saja tertimpa musibah. Lain halnya dengan Ustadz Adi Hidayat, ia juga turut batal mengisi acara ini dikarenakan jadwalnya yang kian padat. Dalam kegiatan itu, Ustadz Abdul Somad mengirimkan video permintaan maafnya kepada pengunjung yang hadir.

Selain pemateri tersebut, turut hadir juga artis-artis yang hijrah seperti, Arie Untung, Adrian Maulana, dan Syakir Daulay. Diakui oleh pria yang juga Panitia dari Hijrahfest itu, dipilihnya mereka karena reputasi yang luar biasa dalam dunia dakwah.

Acaranya terbuka untuk umum, bahkan dapat dinikmati secara live. Karena, kami juga melakukan streaming video untuk acara ini,” tandasnya.

Semua pemateri menyampaikan pentingnya untuk mengerjakan segalanya sesuai syariat. Mereka mengajak semua yang hadir agar demikian. Karena, manusia ini tugasnya sebagai khalifah di bumi. Menjalankan kehidupan dan berhijrah menuju jalan yang Allah ridhai,” tambah Arya.

Sementara itu, yang menarik dalam IHEX 2019 ini, ia mengungkap, adanya konsep awareness terhadap pentingnya pelayanan kesehatan yang sesuai syariat Islam. Hingga, Mukisi mengadakan penghargaan bagi rumah-rumah sakit yang berinovasi dalam kegiatan pelayanan dan usaha di bidang kesehatan Islami.

Respon dari peserta bahkan publik pun positif dengan adanya IHEX. “Acara kali ini memang benar-benar mengusung muatan positif keislaman dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat khususnya muslim,” tuturnya.

Banyak harapan dengan digelarnya acara ini, baik dari Mukisi maupun Hijrahfest. Mereka berharap awareness masyarakat muslim terhadap ghirah pelayanan kesehatan sesuai syariat meningkat. Dengan adanya IHEX ini akan membuat hal-hal terkait pelayanan kesehatan secara syariat tersosialisasi kepada publik dan lebih menggema. Yang akhirnya dapat menciptakan demand masyarakat dan dapat didukung penuh oleh berbagai pihak.(ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here