Mukisi.com– Masih di hari kedua International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX) 2019, Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi) menggelar Mukisi Awards. Sebuah ajang yang mendorong rumah sakit agar terus berinovasi dalam segala aspek.

Dijelaskan oleh dr. Sagiran, Sp.B, Ketua Divisi Mukisi Awards IHEX 2019, Mukisi Awards menjadi ajang yang rutin dilaksanakan Mukisi tiap tahun dan bertepatan dengan IHEX. “Ini sebagai bentuk pemberian apresiasi atas karya-karya inovatif dan produktif dari rumah-rumah sakit syariah anggota Mukisi,” ungkapnya.

Mukisi Awards, dipilih di hari kedua, karena diharapkan semua peserta dapat berpartisipasi dalam kegiatan itu. “Hari pertama kami fokus pada agenda workshop dan seminar,” ujarnya.

Di hari ketiga IHEX, barulah pengumuman juara-juara yang menerima Mukisi Awards,” terang Dokter Sagiran.

Dalam ajang ini, Mukisi sudah memilih juri-juri yang sudah melalui beberapa pertimbangan. Pria yang juga merupakan dokter spesialis di RS Nur Hidayah Bantul itu mengatakan bahwa para juri itu adalah orang-orang yang profesional dari kalangan praktisi, ilmuwan, dan telah berkaliber nasional.

Juri-juri ini juga harus bebas dari intervensi pihak manapun, betul-betul independen, bahkan tidak berada di lingkungan rumah sakit. Karena, dikhawatirkan jika dari lingkungan rumah sakit akan ada konflik kepentingan,” ujarnya. Maka dari itu, untuk para juri, Mukisi membutuhkan juri yang independen dan tidak dapat di intervensi oleh pihak manapun.

Agenda Mukisi Awards ini boleh diikuti oleh rumah-rumah sakit anggota Mukisi baik yang sudah tersertifikasi maupun yang belum tersertifikasi. “Asal RS tersebut anggota Mukisi, boleh mengikuti,” katanya.

Diimbuhkannya, syarat mengikuti Mukisi Awards adalah RS tersebut memiliki karya inovatif yang telah diuji cobakan dan memiliki hasil serta analisanya. Lalu, barulah dapat ditulis dalam bentuk tulisan, dipresentasikan ketika acara digelar, juga video singkat tentang karya tersebut.

Harapannya, seluruh RS Syariah memiliki karya inovatif produktif yang siap dibagikan antar anggota tiap tahunnya,” kata dokter Sagiran yang juga Ketua Divisi Sertifikasi Mukisi.

Kemudian, pada Mukisi Awards tahun ini ada 6 kategori proyek yang dilombakan. Kategori tersebut di antaranya proyek peningkatan fasilitas kesehatan, proyek kualitas syariah dan keselamatan pasien, proyek inovasi teknologi informasi syariah, proyek pemasaran syariah dan layanan pelanggan, proyek pengembangan sumber daya insani syariah, dan yang terakhir, proyek dakwah dan tanggung jawab sosial rumah sakit dan keuangan syariah.

Kami berharap tahun depan makin banyak lagi pesertanya, sehingga karya-karya ini akan menjadi improvement bagi RS lain. Jangan takut, pada peserta yang kemarin belum masuk nominasi. Karya-karya tersebut dapat diperbaiki lagi, disempurnakan dan tahun depan dapat turut berpartisipasi kembali. Agar karya tersebut bermanfaat bagi semua pihak. Aamiin,” harapnya.(ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here