Mukisi.com– Jumat (22/3) lalu, gelaran International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX) 2019 banyak agenda yang sarat illmu dan kolaborasi. Mukisi pun panen respon positif.

Dikatakan oleh dr. Yahmin Setiawan, MARS, gelaran yang berlangsung di hari kedua berjalan tanpa kendala apapun. “Secara umum, IHEX berjalan lancar, sesuai rencana dan jadwal,” ungkapnya lega.

Selain itu, kegiatan IHEX di hari kedua pun cukup menyedot ribuan peserta. Karena, pada agenda di hari tersebut, ada agenda yang terbuka untuk publik. Agenda tersebut adalah Tabligh Akbar dan Ukhuwah Night. Mukisi bekerjasama dengan Hijrahfest dengan mengundang Ustadz Fatih Karim dan Ustadz Ary Ginanjar.

Agenda kali ini yakni, seminar, pameran, presentasi free paper, Mukisi Awards, Tabligh Akbar dan Ukhuwah Night,” ungkapnya. Karena itulah, IHEX pada hari kedua mampu menyedot perhatian publik dan mendatangkan banyak peserta.

Sementara itu, pada agenda seminar, ada dua bahasan menarik. Seminar pertama, agenda diisi oleh perwakilan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Ketua Umum Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi), dr. Masyhudi AM, M.Kes. Pada seminar ini, mereka membahas tuntas tentang membangun ekosistem kesehatan dan RS Syariah di Indonesia.

Lalu, pada seminar kedua, turut hadir narasumber perwakilan dari Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI), dan perwakilan dari anggota DPR RI Komisi 9. “Di seminar kedua, mereka membicarakan tentang membangun Jaminan Kesehatan Nasional sesuai prinsip syariah,” jelas pria yang juga menjadi panitia Hubungan Masyarakat (Humas) IHEX 2019 itu.

Di malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar dan Ukhuwah Night untuk publik. Para ustadz pengisi acara tersebut mengangkat tema seputar rumah sakit syariah. “Ustadz Ary Ginanjar dan Ustadz Fatih Karim memberi tausyiah dan motivasi untuk lebih mensyiarkan nilai-nilai dan standar sertifikasi RS Syariah,” tambahnya.

Dengan begini, publik teredukasi soal RS Syariah yang ada di Indonesia. Karena, adanya RS Syariah ini untuk kebaikan umat dan memberi keberkahan bagi rumah sakit. Tak pelak, acara pada hari kedua pun mampu menyedot perhatian publik. Para peserta pun mengikuti agenda-agenda IHEX di hari kedua dengan sangat antusias. Selain sarat ilmu, IHEX pada hari ini sarat kolaborasi. Sesuai dengan tema IHEX tahun ini. Mengangkat semangat kolaborasi demi membuminya RS Syariah di Indonesia.

Pada kegiatan IHEX kali ini adalah upaya konsolidasi dan kolaborasi potensi umat. Mensyariahkan rumah sakit yang berkenaan dengan seluruh aspek. Mulai dari segi administrasi maupun pelayanan kesehatan,” ujar dr. Burhanuddin Hamid Darmadji, MARS, selaku Ketua Panitia IHEX 2019.(ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here