Mukisi.com –Telah banyak dibahas mengenai banyaknya dampak negatif minum-minuman beralkohol bagi kehidupan manusia. Bagi setiap muslim yang taat tentu akan menjauhi minum-minuman beralkohol tersebut dan akan senantiasa memperoleh manfaat positif atas ketaatan tersebut. Namun, bagi yang masih mengonsumsi minum-minuman beralkohol khususnya bagi ibu hamil, waspadai beberapa dampak negatif berikut dan pastikan untuk berhenti.

Mengutip dari alodokter, alkohol dapat mengakibatkan beberapa dampak negatif pada janin seperti kelainan kongenital atau kelainan bawaan (cacat lahir) pada bayi. Hal ini diakibatkan karena setiap wanita memiliki kadar resistensi yang berbeda-beda antara wanita yang satu dengan yang lain.

Fatalnya, jika ada seorang wanita yang memiliki enzim pemecah alkohol lebih lemah dibandingkan dengan wanita lain, hal tersebut akan menyebabkan alkohol bertahan lebih lama di dalam tubuh dan membahayakan janin.

Itulah yang membuat para dokter menganjurkan setiap ibu hamil untuk tidak mengonsumsi minum-minuman beralkohol. Dalam hal ini dikarenakan meminum alkohol saat hamil memiliki resiko yang sangat tinggi untuk memicu kelahiran bayi prematur dan keguguran.
Dalam proses pembentukan janin, hati merupakan salah satu oragan yang membutuhkan waktu paling lama untuk berkembang. Untuk itu, tubuh janin belum dapat secara maksimal memproses alkohol seperti tubuh orang dewasa
Sehingga saat darah ibu yang juga memuat alkohol telah sampai di plasenta hingga ke dalam tubuh janin, hal tersebut akan memicu kerusakan dan gagal tumbuhnya sel-sel janin, kemudian secara perlahan akan merusak sistem saraf bayi.

Kemudian, hal tersebut akan menyebabkan kondisi dimana bayi rentan mengalai sindrom alkohol atau yang biasa disebut dengan fetal alcohol syndrome (FAS) yang juga dapat mengakibatkan cacat lahir, kesulitan belajar dan masalah sosial saat bayi telah dewasa.

Demi kesehatan bayi anda, tentunya lebih baik anda menghindari alkohol bukan hanya ketika anda mengandung, karena setelah anda melahirkan anda juga memiliki kewajiban untuk memberikan ASI eksklusif bagi bayi.

Itu merupakan pilihan yang terbaik bagi anda agar kelak ketika dewasa, bayi anda memiliki kemampuan interaksi solsial yang tinggi dan dapat belajar tanpa ada gangguan apapun pada otaknya.
Allah juga telah berfirman dalam AL-Qur’an surat Al-Baqarah, yang artinya “Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut nama selain Allah.

Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha penyayang,” (QS. Al-Baqarah 173). (nsa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here