Mukisi.com-Jumpa pers Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi) pekan lalu (27/2) di Bekasi, selain membahas soal IHEX 2019, dr. Masyhudi AM, M.Kes, juga membahas keunggulan-keunggulan rumah sakit syariah. Keunggulan tersebut mulai dari pelayanan hingga obat-obatan yang dikonsumsi.

Pada kesempatan jumpa pers kemarin, selain menjelaskan perkembangan rumah sakit syariah di Indonesia, dokter Masyhudi juga memaparkan tentang keunggulan yang dimiliki rumah sakit syariah.

Salah satu yang diunggulkan oleh rumah sakit syariah adalah terjaminnya obat-obatan halal. Hal ini sebagai jawaban keresahan umat Islam di Indonesia atas ketidakjelasan halal haramnya kandungan obat yang beredar.

“Rumah sakit syariah akan banyak menggunakan obat yang telah terverifikasi halal, kalaupun tidak ada obat yang terverifikasi halal, maka dipilihkan obat yang tidak mengandung bahan yang diharamkan,” ungkap dokter Masyhudi selaku Ketua Mukisi.

Kemudian, selain menjamin obat-obatan yang halal, rumah sakit syariah juga akan menjamin penjagaan aurat pasien. Ini diwujudkan dengan adanya pelayanan khusus sesama jenis, antara perawat dan pasien. Selain itu, rumah sakit syariah juga akan memfasilitasi pakaian khusus untuk pasien muslimah, baik saat perawatan maupun operasi.

“Sebenarnya tidak ada aturan terkait pelayanan sesuai jenis kelamin, dan biasanya proporsi perawat pria dan wanita di rumah sakit tidak seimbang. Namun, kami upayakan ada beberapa pelayanan yang memang diwajibkan dilakukan oleh perawat dengan jenis kelamin yang sama,” imbuhnya.

Salah satu pelayanan yang diwajibkan untuk dilakukan dengan sesama jenis kelamin, antara pasien dan perawat, yaitu saat pemasangan kateter atau alat bantu saluran urin.

Sementara itu, di rumah sakit syariah, juga ada kode etik tambahan untuk para dokter dan perawatnya. Yaitu, melakukan penjagaan ibadah dan akidah pasien. Seperti mengingatkan waktu beribadah, menyediakan kerudung bagi pasien muslimah, dan bimbingan syahadat bagi pasien yang dalam kondisi sakaratul maut.

“Ini khusus untuk pasien muslim. Menjelang sakaratul maut, wajib mendapat bimbingan atau talqin menuju khusnul khatimah,” ujar dokter Masyhudi.

Kemudian, dilanjutkan oleh pria yang juga Direktur RSI Sultan Agung Semarang tersebut, pada pembiayaan rumah sakit, rumah sakit syariah siap membebaskan segala biaya bagi pasien yang terbukti tidak mampu.

Dan standar keuangan yang digunakan di dalam rumah sakit syariah, menggunakan sistem perbankan syariah. Karenanya, setiap transaksi yang ada di rumah sakit syariah bisa dipastikan bebas riba. “Jadi, Insya Allah, bebas dari riba karena menggunakan akad syariah,” tutupnya.

Dengan keunggulan-keunggulan yang dimiliki rumah sakit syariah tersebut, pasien tak perlu lagi resah. Karena, rumah sakit syariah benar-benar menjaga nilai-nilai Islam, mulai dari aurat hingga apa yang dikonsumsi pasien.

Semua keunggulan itu, lanjut Dokter Masyhudi, akan dikupas tuntas di IHEX 2019. “Semua informsi tentang RS Syariah ada semua di IHEX kedua ini, sayang sekali jika tidak menyempatkan hadir di sana,” tutup Direktur RS Sultan Agung Semarang itu.(ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here