Mukisi.com– Setelah RS Annisa Cikarang, kini giliran RS Tiara Bekasi menyusul jalani pendampingan dari Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi). Pada Rabu lalu (27/2), RS Tiara Bekasi berhasil menjalani pendampingan dengan lancar.

Mukisi menunjuk Ketua Umum dan Wakil Sekretaris, dr. Masyhudi AM, M.Kes dan Miftachul Izah, SE., M.Kes untuk memberi pendampingan kepada RS Tiara Bekasi. Dari pihak RS Tiara Bekasi pun, kompak menghadirkan seluruh staf RS. Mulai dari owner, direktur, komite medik dan seluruh sivitas RS.

“RS Tiara Bekasi sudah terakreditasi paripurna oleh KARS (Komite Akreditasi Rumah Sakit) sebagai salah satu syarat untuk mendaftar sebagai RS Syariah. Jadi kami tinggal berikan pendampingan sesuai dengan standar kami,” papar Mifta.

Lebih lanjut ia mengungkap bahwa RS Tiara Bekasi pada dasarnya serupa dengan RS Annisa Cikarang. Yakni tidak menyebut sebagai RS Islam, namun pemilik dan pimpinannya muslim, dan memiliki ghiroh yang besar untuk menjalankan RS berbasis syariah.

“Mereka berharap Islamisasi di RS mereka terstandar, ini hal yang bagus tentunya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, RS Tiara Bekasi diberikan kesempatan untuk bertanya seputar RS Syariah setelah mendapat overview tentang RS Syariah. Beberapa hal yang ditanyakan antara lain benefit yang akan diperoleh dari pasien selama di RS Syariah, serta upaya menyelenggarakan RS Syariah.

“Di akhir dari pendampingan, mereka diberikan kesempatan untuk memberikan masukan. Sebagian besar mereka tergugah hatinya dengan ghiroh bersyariah ini. Apalagi syariat Islam ini kan ketentuan dari Allah yang mestinya diikuti oleh setiap manusia. Mereka juga menyadari bahwa RS berupaya menyadarkan pasien bahwa bila sehat bersyukur, bila sakit ikhlas, dan bila meninggal khusnul khotimah,” paparnya.

Hal-hal demikianlah yang seharusnya diupayakan oleh RS yang hendak berproses menjadi RS Syariah. “Dan RS Tiara Bekasi sudah menyadari kewajiban itu,” tutupnya. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here