Mukisi.comInternational Health Expo and Conference (IHEX) 2019 semakin mendekati harinya. Selasa (26/2), Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi) menggelar konfresi pers yang dihadiri belasan media local dan nasional.

Dalam konferensi pers itu dijelaskan bahwa IHEX pada tahun ini bertajuk Keberkahan (Abundance) Rumah Sakit Syariah di Era Kebangkitan. Jika di IHEX 2018 lalu membawa semangat konsolidasi, IHEX tahun ini, akan membawa semangat kolaborasi.

“Kalau tahun lalu, kita melakukan konsolidasi, tahun ini kita melakukan kolaborasi. Lebih konkret wujudnya. Karena, harapannya, sudah ada hal-hal yang dikolaborasikan untuk mengentas masalah pelayanan kesehatan,” papar dr. Burhanuddin Hamid Darmadji, MARS, sebagai Sekretaris Mukisi.

Dipilihnya hal itu, tak lepas sebagai feedback isu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Selain itu, ia juga merasa bahwa tantangan rumah sakit di Indonesia makin banyak.

Untuk itulah, semangat berkolaborasi dalam pelayanan kesehatan sangat diperlukan. Agar rumah sakit di Indonesia segera mentas dari berbagai macam permasalahan.

“Semuanya akan bersatu padu, baik institusi pemerintah maupun non pemerintah. Mulai dari Departemen Agama, Departemen Kesehatan, Badan Wakaf, Badan Amil Zakat Nasional, Industri Kimia dan Farmasi, Perbankan Syariah, Pengusaha, dan lainnya,” tegasnya.

Konferensi Pers untuk Sosialisasi dan Mengedukasi Publik

Dari hal itulah, Mukisi berinisiatif mengundang para awak media dan menggelar konferensi pers. Ia mengatakan, tujuan konferensi pers adalah untuk sosialisasi 2nd IHEX mendatang sekaligus sosialisasi rumah sakit syariah. Konferensi ini digelar di Restoran Raja Sunda Bekasi.

Mukisi mengundang kurang lebih 12 media, beberapa di antaranya ada Republika, TV One, RCTI, dan Metro TV. “Kami ingin menyosialisasikan seluas-luasnya kepada publik tentang IHEX 2019 dan rumah sakit syariah,” tambahnya.

Kemudian, pada kesempatan itu, disamping dokter Burhan, juga ada dr. Masyhudi AM, M.Kes, selaku Ketua Mukisi. Dokter Masyhudi dalam konferensi pers menjelaskan seputar kiprah rumah sakit syariah di Indonesia.

“Dokter Masyhudi menjelaskan kepada awak media soal rumah sakit syariah. Tentang sejarahnya, sertifikasinya, jumlah rumah sakit yang telah tersertifikasi syariah, dan dimana saja rumah sakit itu,” terang pria yang juga Ketua Panitia IHEX 2019.

Sedangkan, dokter Burhan sendiri mengatakan, ia menjelaskan seputaran 2nd IHEX. Rangkaian acaranya, pembicara-pembicaranya, tema apa saja yang akan dibahas, dan hal lainnya yang erat hubungannya dengan IHEX 2019.

“Kami berharap, dengan adanya konferensi ini dan dihadiri awak media, membuat sosialisasi IHEX tahun ini semakin luas, publik antusias menyambut IHEX mendatang dan teredukasi tentang rumah sakit syariah di Indonesia,” tutupnya.(ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here