Mukisi.com – Kebiasaan duduk terlalu lama dalam era milenial sangat sulit dihindari, entah memang karena adanya tuntutan pekerjaan atau memang karena ada faktor lain seperti kemalasan sehingga membuat seseorang jarang bergerak. Padahal kebiasaan duduk tersebut dapat meningkatkan resiko kanker usus sebanyak 70 persen dan obesitas.

Seperti dilansir detik, sebuah studi mengungkapkan bahwa gaya kehidupan sendetari merupakan faktor utama yang menyebabkan kasus kanker usus kusunya dalam rentang usia dibawah 50 tahun.

Jika dilihat dari segi gender, hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa seorang wanita memiliki resiko mengidap kanker usus lebih tinggi dibandingkan dengan pria.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal JNCI Cancer Spectrum tersebut, indeks masa tubuh dan kebiasaan melakukan olahraga merupakan dua faktor yang menentukan apakah seseorang memiliki resiko yang tinggi untuk mengidap kanker usus atau tidak.

Juga dilansir dari hellosehat, Dr. James Levine, direktur Mayo-Clinic-Arizona State University mengungkapkan bahwa ketika seseorang mulai duduk, maka aktivitas listrik di tungkai bawah berhenti, menurunnya pembakaran kalori hingga 1 kalori per menit sehingga dapat menyebabkan obesitas, dan akan mengganggu kinerja enzim pemecah lemak hingga turun sebesar 90 persen.

Setelah duduk selama 2 jam, seseorang akan mengalami penurunan jumlah lemak baik (HDL) dalam tubuh sebanyak 20 persen yang dapat mengakibatkan jumlah kolesterol dalam tubuh tidak normal (hiperhiperkolesterolemia).

Ketika aktivitas duduk tersebut berlangsung selama 24 jam, hal tersebut akan meningkatakan resiko seseorang terkena diabetes, karena efektifitas insulin turun menjadi 24 persen, sehingga pendistribusian gula ke seluruh tubuh tidak dapat berjalan secara maksimal.

Setelah mengetahui beberapa resiko kesehatan yang diakibatkan karena duduk terlalu lama, maka sebaiknya seseorang menjaga tubuhnya agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan tersebut dengan melakukan beberapa tips berikut.

Berolah raga minimal selama 30 menit dalam sehari adalah salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menghindari dampak negatif akibat terlalu lama duduk, karena dengan berolahraga metabolisme tubuh akan berangsur-angsur menjadi normal.

Saat bekerja, usahakan melakukan streching atau pelemasan ketika tubuh anda sudah terasa lelah, dengan begitu peredaran darah akan kembali lancar. Yang terakhir, gunakan transportasi publik agar anda memiliki waktu untuk berjalan.

Islam sendiri sudah memberikan gambaran yang pasti mengenai gaya hidup yang bermalas-malasan merupakan sebuah hal yang buruk. Untuk itu, bagi orang yang sibuk bekerja, diharuskan untuk bergerak aktif minimal 30 menit dalam sehari agar kesehatannya tidak terganggu. Dalam hal ini Nabi Muhammad bersabda yang artinya, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan.” (nda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here