Mukisi.com-Banyak orang salah persepsi terkait gejala tifus dan maag. Pasalnya, gejala kedua penyakit tersebut punya persamaan, yakni perut yang terasa sakit serta mual dan muntah. Namun penjelasan pakar berikut bisa membantu Anda mudah untuk mudah mengenali kedua penyakit tersebut dengan tepat.

Pakar penyakit dalam dr Dante Saksono H SpPD, PhD menuturkan kalau pada sakit maag tidak ada perubahan pola BAB (buang air besar), badannya tidak panas serta rasa sakitnya terjadi di perut bagian atas atau uluhati. Sedangkan untuk tifus sakitnya di perut sebelah kiri karena di situ ada usus 12 jari yang mengalami infeksi.

“Tifus itu infeksi di saluran cerna sehingga kadang kala gejala yang muncul sakit perut, mual dan muntah. Pada orang yang tifus biasanya disertai dengan perubahan pola BAB,” ujar dr Dante dalam Detik.

Infeksi yang terjadi di usus disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini berasal dari makanan yang terkontaminasi oleh kotoran atau feses orang yang sebelumnya terkena tifus. Sedangkan maag adalah gejala penyakit yang menyerang lambung karena terjadi luka atau peradangan yang menyebabkan mulas dan perih pada perut.

“Pada orang tifus lidah bagian tengah akan berwarna putih dan pinggir-pinggirnya berwarna merah, serta jika ia menjulurkan lidahnya akan terjadi tremor (lidahnya gemetar),” imbuhnya.

Penderita tifus juga umumnya disertai dengan sakit kepala yang hebat. Kenaikan suhu tubuh juga bisa menjadi salah satu indikasinya. Bila biasanya kenaikan suhu tubuh menyebabkan denyut jantung meningkat 10%, maka pada penderita tifus denyut nadi malah cenderung melambat. Kondisi tersebut akibat adanya bakteri yang menyebabkan reaksi.

Sementara itu, dr. Aloisa Permata mengatakan maag atau dyspepsia ditandai dengan nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut, rasa perih atau terbakar pada ulu hati, kembung, dan mudah terasa penuh setelah makan.

“Berbeda dengan tifus yang ditandai dengan demam tinggi, sakit kepala, mual, serta muntah,” lanjutnya dalam alodokter.

“Gejala-gejala tersebut memiliki beberapa kemiripan. Karenanya, jika Anda mengalami sakit perut yang memburuk, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk segera melakukan CT scan,” pungkasnya. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here