Mukisi.com-Berbicara soal kesehatan, ternyata ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengecek seberapa sehatnya Anda. Hal ini dapat dilakukan dengan mengecek perubahan yang terjadi pada lidah Anda. Mari kita simak ulasan di bawah ini.

Baru-baru ini ada penelitian baru tentang lidah. Penelitian ini telah terbit dalam International Journal of Biomedical Engineering and Technology. Tim peneliti membuat lidah sebagai fokus sistem diagnostik baru yang dirancang untuk membantu orang-orang di daerah terpencil. Sistem komputerisasi ini menjawab pertanyaan-pertanyaan pengguna tentang gejala dan mengambil gambar digital dari lidah, dan kemudian memberi diagnosisnya.

Selain itu, para dokter juga sering melihat kondisi lidah Anda ketika sedang sakit. Karena, lidahlah yang dapat menentukan kesehatan Anda. Lidah kaya pembuluh darah. Sehingga, setiap perubahan warna, juga tekstur dan kelembabannya dapat menentukan sehat tidaknya Anda. Jika Anda sehat, lidah Anda akan berwarna merah muda.

Dilansir dari laman Men’s Health, inilah sejumlah perubahan pada lidah yang dapat menjadi refleksi kesehatan bagi Anda.

Putih

Lidah yang berwarna putih tebal dan berasa berat di permukaan biasa dikenal dengan Leukoplakia. Warna tersebut bisa berasal dari asap rokok atau karena adanya iritasi pada lidah. Lee Gause, Dokter Gigi sekaligus pendiri Smile Design Manhattan mengatakan, banyak yang mengira warna putih ini adalah sariawan, bahkan beberapa juga mengaitkan dengan diabetes dan melemahnya imun tubuh.

Leukoplakia sering terjadi pada perokok berat,” katanya. Perlu waktu untuk melihat kondisi ini adalah leukoplakia. Karena, ini terjadi secara bertahap dan jarang sekali orang memperhatikannya. Gause menyarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter.

Muncul ‘Pulau’ pada Lidah

Dijelaskan oleh Gause bahwa ini seringkali disebut ‘Lidah Geografis’. Gejala ini muncul dengan bentuk pola merah yang terlihat seperti peta pada lidah. Selain itu, hal ini bisa disebabkan oleh dua hal. Yang pertama, fissured tongue, kondisi dimana lidah memiliki alur di sepanjang permukaannya. Dan yang kedua, genetik atau keturunan. Menurut Gause, kondisi ini umum terjadi dan tidak berbahaya.

Ujung Lidah Berwarna Merah

Ujung lidah yang berwarna merah menandakan adanya stress menurut Gause. Ini dapat terjadi saat seseorang sedang mengalami stress yang tinggi, dan akan segera menghilang ketika stress mereda.

Selain stress, ujung lidah yang berwarna merah juga bisa diakibatkan konsumsi obat-obatan psikologis yang mengubah aliran saliva dan hidrasi mulut. “Ini dapat mempengaruhi keseluruhan mulut dan warna lidah,” tambahnya.

Lidah Hitam dan Berbulu

Seorang perokok akan lebih rentan lidahnya hitam dan berbulu. Ini bisa terjadi karena ada bakteri yang terbentuk. Untuk mengatasinya, kita harus rajin melakukan perawatan kebersihan mulut yang baik. Seperti, menyikat gigi, flossing, berkumur dengan obat kumur, dan lainnya.

Gause menyarankan untuk menyikat lidah setiap kali menyikat gigi. Hal ini dilakukan dengan menggunakan pembersih lidah dan berfungsi untuk mengikis kotoran yang menumpuk di lidah.

Kuning

Warna kuning pada lidah bisa menjadi pertanda awal lidah, yang kemudian akan berubah menjadi cokelat atau hitam pada bagian bawah. Menurut Jon Marashi, seorang dokter gigi dari Los Angeles, Amerika Serikat, lidah seperti ini bisa karena masalah hati atau perut.

Untuk mencegahnya dapat dilakukan dengan meningkatkan perawatan gigi dan mulut. Jika tetap tidak ada perubahan, ada baiknya langsung berkonsultasi dengan dokter.

Tubuh manusia mampu memberi sinyal kesehatan. Bahkan, lidah juga dapat melakukannya. Jika menemukan tanda-tanda di atas pada lidah Anda, ada sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk penanganan yang lebih lanjut.(ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here