Mukisi.com-Berbicara tentang nutrisi, jeruk nipis termasuk ke dalam keluarga jeruk yang paling tinggi kandungan vitamin C di dalamnya.

Buah kecil satu ini ternyata memiliki beragam khasiat, dari menyembuhkan ambeien, hingga mencegah kanker.

Dr. Setiawan Dalimartha dari Hiptri (Himpunan Pengobatan Tradisional dan Akupuntur Indonesia), mengatakan dalam kompas.com, jeruk nipis dapat dijadikan obat ampuh untuk penyakit ambeien.

“Untuk mengobati ambeien, jeruk nipis dapat diolah dengan cara mencuci bersih 10 gr akar pohon jeruk nipis, lalu direbus dengan air 1 liter selama 1/2 jam, lalu saring. Diminum hangat-hangat 3 kali sehari,” paparnya.

Selain itu, kandungan asam sitrat yang ada di jeruk nipis juga mampu mencegah kekambuhan pada pasien pasca operasi batu ginjal.

Memperbaiki Pencernaan

Dilansir dari healthline, jeruk nipis memiliki sifat asam dan membantu air liur memecah makanan untuk pencernaan yang lebih baik. Selain itu, flavanoid di dalamnya juga merangsang sekresi cairan pencernaan. Jika Anda menderita sembelit, asam buah ini dapat membersihkan sistem sekresi dan merangsang aktivitas usus.

Manfaat lainnya, jika Anda sedang berurusan dengan rasa mulas atau asam refluks, minum segelas air hangat ditambah dengan dua sendok teh air jeruk nipis yang diminum sekitar 30 menit sebelum makan, dapat membantu mencegah gejala terjadi.

Mencegah Kanker

Kandungan liminoid dalam jeruk nipis berperan sebagai penangkal radikal bebas dalam tubuh sehingga dapat menurunkan risiko sebagian jenis kanker seperti leukimia, kanker lambung, dan kanker usus besar.

Dalam studi yang dilansir dari idnews, para peneliti menemukan kalau senyawa dalam jeruk nipis dapat membunuh sampai 98 persen sel leukemia.

Senyawa limonoid yang diekstraksi dari jeruk nipis begitu beracun untuk sel leukemia, dan menewaskan 98 persen dari mereka pada dosis yang begitu rendah.

Limonoid adalah antioksidan kuat yang sudah diperlihatkan dalam studi sebelumnya untuk menekan kanker payudara, kanker ovarium, kanker serviks, kanker perut dan kanker hati. Dan limonoid cuma bisa ditemukan pada buah sitrus.

Sebuah studi dari Amerika Serikat juga tunjukkan, anak-anak yang mengonsumsi jus jeruk sedikitnya 1-3 kali seminggu, resiko terkena leukemia turun sampai 50 persen.

Satu studi terbaru tunjukkan, orang dewasa yang minum 2 cangkir jus jeruk sehari-hari memiliki 11 persen kolesterol lebih rendah dan 18 persen kolesterol LDL lebih rendah dibanding mereka yang tidak mengonsumsi. Sementara uji klinis terbaru tunjukkan, suplemen berbasiskan jeruk (Diabetino) bisa menambah hasil tes toleransi glukosa oral pada pasien dengan diabetes tipe 2. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here