Mukisi.com –Seks bebas selain melanggar syariat Islam, juga mendatangkan banyak mudharat, salah satunya virus HIV/AIDS. Banyak muda mudi yang menyepelekan bahaya ini karena merasa sehat-sehat saja meski sering melakukan seks bebas. Padahal, gejala HIV/AIDS ada di akhir, tak serta merta muncul di awal.

“Virus HIV memiliki masa inkubasi, yang dimaksud dengan masa inkubasi adalah mulai dari masuknya virus tersebut ke dalam tubuh hingga terjadinya infeksi sampai akhirnya muncul gejala, dan itu membutuhkan waktu 8 hingga 10 tahun,” kata dr. Dwinita Vivianti, SpPD, Mkes, dilansir dari Detik.

Menurut konselor HIV AIDS di RSUD Raja Ahmad Tabib di Tanjung Pinang Kepulauan Riau tersebut, virus HIV/AIDS akan mengkristalisasi dirinya sendiri untuk menunggu kondisi fisik seseorang melemah. Ketika daya tahan tubuhnya lemah atau sedang turun, atau jika orang tersebut mengidap penyakit lain seperti tuberculosis, kanker, atau diabetes, maka virus tersebut akan menyerang tubuh dan terjadi infeksi.

“Kalau daya tahan tubuh bagus bisa lebih lama lagi, bisa 10 tahun baru muncul gejalanya,” pungkasnya.

Dari data yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES-RI) seperti dikutip idntimes pada tahun 2018 lalu, jumlah pengidap HIV/AIDS meningkat, tercatat 301.950 kasus HIV, dan 108.829 kasus AIDS di tahun 2018. Dan penyebaran tertinggi paling banyak terhadap usia 20 hingga 29 tahun.

Padahal usia 20 hingga 29 tahun adalah usia produktif, yang harus digunakan sebaik mungkin demi kebaikan mereka  di masa depan. Untuk itu kesadaran untuk mencegah dan menghindari faktor-faktor penyebab HIV/AIDS merupakan sebuah hal yang sangat penting sebelum timbul penyesalan yang mendalam setelahnya.

Islam sendiri sudah mengatur dan melarang setiap orang untuk melakukan hal-hal yang menjadi faktor penyebab HIV/AIDS termasuk perbuatan zina. Tinggal kesadaran dan keyakinan yang tertanam dalam diri masing-masing individu untuk menjadi tenaga dalam melawan segala nafsu duniawi untuk mencapai kebahagiaan baik dunia maupun akhirat.

Larangan zina terdapat pada Al-Qur’an Surat Al-Isra’, Allah Subhanahu Wa Ta Ala berfirman yang artinya “Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk,” (Q.S. Al-Isra’/17:32)

Untuk itu, Islam menganjurkan seorang laki-laki menikah ketika ia sudah mampu, dan meyuruh laki-laki berpuasa jika belum mampu. Hal ini pula yang menunjukkan bahwa sex bebas atau zina dalam islam adalah perbuatan yang buruk dan banyak dampak negatifnya termasuk dampak terhadap kesehatan seperti HIV/AIDS. Wallahu Alam Bisawwab. (nda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here