Mukisi.com – Saat bersin, Rasulullah mengajarkan umatnya untuk bersyukur kepadaNya dengan mengucap hamdalah. Mengapa? Ternyata di balik bersin tersimpan berbagai manfaat. Bersin juga merupakan sebuah bentuk perlawanan tubuh terhadap virus dan bakteri sehingga tubuh dapat bertahan dari serangan penyakit.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyampaikan yang artinya, “Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Karenanya apabila salah seorang dari kalian bersin lalu dia memuji Allah, maka kewajiban atas setiap muslim yang mendengarnya untuk mentasymitnya (mengucapkan yarhamukallah). Adapun menguap, maka dia tidaklah datang kecuali dari setan. Karenanya hendaklah menahan menguap semampunya. Jika dia sampai mengucapkan ‘haaah’, maka setan akan menertawainya.” (HR. Bukhari)

Dilansir dari tribunnews.com dr. Alfian Nur Rosyid, Sp.P. mengungkapkan bahwa bersin adalah bentuk pertahanan yang dilakukan oleh tubuh pertama kalinya untuk mengusir benda asing yang masuk dalam tubuh, misalnya seperti virus dan bakteri yang menyebabkan penyakit.

Kemudian dr. Rosyid menjelaskan “Bersin dapat terjadi karena di dalam hidung terdapat jaringan yang bernama silia, yang berfungsi sebagai pencegah kotoran agar tidak masuk lebih dalam ke bagian tubuh. Jika ada benda asing seperti virus bakteri dan debu masuk kedalam hidung, silia akan menyaringnya dan mengirimkan sinyal ke otak untuk mengirimkan respon melakukan bersin pada tubuh sehingga virus, bakteri atau debu yang akan masuk dalam tubuh tersebut keluar saat bersin,” jelas dokter spesialis pulmonologi (paru) Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya tersebut

Namun, virus dan bakteri yang dapat keluar dengan bersin adalah ketika pertahanan tubuh sedang dalam kondisi yang kuat. Dalam kondisi daya tahan tubuh yang lemah, virus dan bakteri tersebut akan masuk ke dalam tubuh sehingga menyebabkan penyakit atau infeksi seperti flu.

Selanjutnya untuk menghindari penularan penyakit dari Abu Hurairah Radiyallahu anhu mengungkapkan “Bahwasanya apabila Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersin, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menutup wajah dengan tangan atau kainnya sambil merendahkan suaranya.” (HR. Ahmad)

Alasan ilmiah di balik hadist tersebut sesuai dengan penjelasan Marjorie L. Slankard, MD. Seorang dokter di klinik alergi di Columbia Presbyterian Mediacal Center New York adalah karena virus dan bakteri dari seseorang yang bersin dapat terhirup oleh orang lain sehingga virus dan bakteri tersebut akan menyebabkan penyakit jika pertahanan tubuh orang tersebut lemah. (nda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here