Mukisi.com- Tindik yang umumnya terletak di telinga bagi kaum hawa, kini bisa lebih bervarian tempatnya. Baru-baru ini, orang juga menindik di bibir, pusar bahkan di lidah. Padahal tren ini tak pelak menyimpan bahaya kesehatan. Bagi muslim yang sadar akan larangan Allah, tentunya berupaya menghindari melakukan tindik seperti ini.

Berkata Syekh Abdul Muhsin al-Abbad di dalam Syareh Abu Daud, “Adapun melubangi pusar  dan lidah dan sejenisnya dari anggota tubuh, saya belum mendapatkan perkataan dari para ulama tentang masalah ini. Tetapi yang lebih mendekati kebenaran, bahwa hal itu dilarang, karena dua hal; pertama, bahwa hal ini masuk dalam katagori mutilasi dan penyiksaan, yang kedua, biasanya perempuan tidak familiar berhias dengan cara seperti ini. Bahkan cara seperti ini dianggap merusak, bukan berhias. Adapun suaminya tidak melarang hal itu, bukanlah suatu alasan syar’i, apalagi jika hal ini dianggap kebiasaan perempuan-perempuan rusak di negara-negara yang  sudah rusak akhlaqnya.”

Membawa Konsekuensi Medis

Menurut drg. Arni Maharani, dentist dari Royal Dental Hospital, tindik pada lidah merupakan pemakaian material logam berbentuk barbel yang ditanamkan tembus dari bagian atas lidah sampai bawah, dan kurang lebih 1/3 dari ujung lidah. Bahannya terbuat dari stainless steel, perak, gold-platedsurgical stainless steel dan bahan plastik berwarna.

“Telah diterima pula berbagai laporan kasus yang dialami oleh orang yang melakukan ini (tindik lidah), dan mengalami komplikasi,” paparnya dalam klikdokter.com.

Di antara komplikasi yang disebutkan Arni adalah gigi patah, kerusakan pada saraf gigi, herpes simpleks, dan sebagainya.

Menurut British Association of Plastic Reconstructive and Aesthetic Surgeons (BAPRAS) sebagaimana yang dilansir dari idntimes, pembelahan pada lidah tidak hanya akan membuat kehilangan banyak darah, tetapi juga merusak fungsi banyak saraf yang ada di lidah. Sebab pembuluh darah dan saraf di lidah jauh lebih banyak dan peka dibandingkan di telinga atau pusar.

Dilansir dari laman DokterSehat, American Academy of Dermatologi (ADD) juga menekankan bahwa tindik hanya boleh dilakukan pada cuping telinga, begitu pula American Dental  Association (ADA) yang menentang tindik pada area mulut dan lidah.

Hal ini disebabkan berbagai macam komplikasi dan infeksi yang dapat ditimbulkan. Infeksi yang rentan terjadi dikarenakan rongga mulut merupakan bagian tubuh yang kotor. (Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here