Mukisi.com-Obesitas ternyata tak hanya disebabkan makan berlebih. Namun juga karena sering begadang. Simak fakta dan penjelasan berikut.

Begadang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah berjaga tidak tidur sampai larut malam. Manusia sudah diciptakan sedemikan rupa oleh Tuhan beserta rutinitas produktif dan istirahatnya. Jika rutinitas itu kian lama kian berubah, patut diwaspadai karena jika sudah acuh terhadap rutinitas tersebut bukan tidak mungkin beberapa penyakit membuntuti tanpa disadari.

Dalam Islam sendiri begadang tidak diperbolehkan. Bahkan Rasulullah membencinya. Seperti dikutip dari hadits riwayat Ahmad dan Ibnu Khuzaimah. Dari Abu Barzah, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum isya dan beliau tidak menyukai obrolan setelah isya.”

Sementara itu dalam ilmu medis, tubuh manusia memiliki jam biologis (ritme sikardian), saat malam hari akan tidur, dan saat siang hari akan beraktivitas. Dengan begadang akan menganggu jam biologis dan kebutuhan tubuh akan makanan.

Hasil Studi Membuktikan

Hal tersebut didukung dari hasil penelitian University of Pennsylvania’s Perelman School of Medicine. Responden mereka berjumlah 27 orang untuk grup yang pergi tidur di atas pukul 22.00 malam, sedangkan grup lain adalah yang baru tidur pukul 04.00 dini hari. Lalu, hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa responden yang tidur telat atau begadang mengonsumsi 550 kalori lebih banyak dibandingkan dengan grup yang tidur di atas pukul 22.00. Lima hari kemudian, responden grup kedua memperoleh kenaikan berat badan sebesar satu kilogram.

Maka dari itu, jika kebiasaan begadang terus berlanjut bukan tak mungkin bahwa kebanyakan orang akan mengalami kegemukan atau obesitas. Karena, kebutuhan mereka akan meningkat di malam hari dan menambah porsi kalori mereka. Kemudian, diterangkan oleh Andrea M. Spaeth, MA dari University of Pennsylvania’s bahwa makin lama waktu yang membuat seseorang terus terjaga, maka makin banyak pula kesempatan yang didapat oleh seseorang tersebut untuk makan.

Ada beberapa penyebab yang membuat seseorang lapar di malam hari. Berikut adalah penyebab tersebut dilansir dari laman klikdokter.

  1. Sudah Waktunya Lambung Diisi

Lambung membutuhkan waktu 2 hingga 6 jam untuk mengosongkan. Setelah lambung kosong, rasa lapar akan datang menjemput dan asam lambung perlahan merangkak naik. Jika Anda makan pukul 7, pada pukul 9 Anda bisa saja merasa lapar dan mengambil beberapa cemilan.

 

Kemudian, yang penting diketahui bahwa pada malam hari, metabolisme tubuh merendah. Jumlah kalori yang masuk tidak akan seimbang dengan jumlah kalori yang dikeluarkan. Sehingga kalori yang tidak terbakar akan menimbun lemak dalam tubuh.

 

  1. Hormon

Hormon juga dapat menjadi salah satu yang berperan memberi rasa lapar pun kenyang. Hormon Ghrelin dan Leptin memegang peran untuk mengendalikan nafsu makan. Dimana, hormon Ghrelin memancing Anda untuk makan, sedangkan Leptin berkebalikan dengan Ghrelin.

Oleh karenanya, agar badan tak semakin melebar wajib bagi seseorang untuk memperhatikan jam biologis. Tidur sesuai waktunya dan menghindari begadang sebisa mungkin.(ipw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here