Mukisi.com –Anda perlu waspada bila mengikuti tren berpakaian ketat. Pasalnya, berpakaian ketat bisa menimbulkan sejumlah bahaya kesehatan. Dalam Islam pun, berpakaian ketat dilarang, apalagi bagi kaum hawa yang berani menunjukkan lekuk tubuhnya.

Rasulullah bersabda yang artinya ; “Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: (1) Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan (2) para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, padahal baunya dapat tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128).

Di sisi kesehatan, berpakaian ketat tidak baik untuk sirkulasi darah. Sebagaimana yang dilansir dari Boldsky, bahwa sejumlah saraf dapat mati rasa ketika berpakaian ketat. Hal ini dikarenakan jaringan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen melalui aliran darah, dan kematian jaringan bisa terjadi.

Infeksi Jamur pada Vagina dan Saluran Kemih

Menurut dr. Allert Noya, salah satu tim dokter dari alodokter.com, berpakaian ketat dapat menimbulkan infeksi jamur pada vagina. Pasalnya, berdasarkan studi, sebanyak 75% wanita pernah mengalami infeksi jamur pada vagina setidaknya satu kali di dalam hidupnya. Salah satu cara menghindari kondisi ini adalah menghindari penggunaan celana ketat terlalu sering, agar bagian kewanitaan tetap kering dan sirkulasi udara tidak terganggu.

Ia menambahkan, pakaian yang ketat dapat memicu terjadinya saraf terjepit. Hal ini dikarenakan terjepitnya saraf lateral femoral cutaneous yang tertekan oleh celana atau pakaian yang ketat, sehingga saraf yang tertekan tersebut akan terjepit pada bagian bawah jaringan ikat yang mengakibatkan saraf tertekan, hal inilah yang biasanya disebut dengan saraf terjepit.

Berpakaian ketat pun dapat mengganggu mobilitas usus. Sebagaimana yang dikatakan oleh dr. Octaviano Bessa, yakni seorang internis dari Stamford Connecticut dalam haloSehat. Hal inilah yang biasanya membuat seseorang merasa merasa ada yang kurang nyaman dan mengalami sakit pada perut setelah dua jam hingga tiga jam setelah makan. Sayangnya banyak dari masyarakat tidak menyadari bahwa hal tersebut bisa terjadi karena disebabkan oleh celana yang ketat yang digunakan.

Selain menimbulkan infeksi jamur pada vagina, berpakaian ketat juga dapat menimbulkan infeksi pada saluran kemih. dr. Hillary Jones dari TENA Brand Ambassador mengatakan, “kandung kemih akan mengalami kelemahan atau bisa membuat kandung kemih terlalu aktif,”.

dr. Jones juga meyakini bahwa banyak pula kasus yang terjadi testis pada pria akan rentan terkilir jika sering menggunakan celana ketat. Dengan begitu, berpakaian ketat tidak dianjurkan baik untuk wanita maupun pria. (Nda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here