Mukisi.com-Salah satu RS yang sudah tersertifikasi syariah, RSI Sultan Agung Semarang, baru-baru ini membuka rumah tahfidz yang ditujukan untuk karyawannya. Pertanyaannya kemudian, apakah ada korelasi antara orang yang menghafal Al Qur’an dengan peningkatan produktifitas kerja?

Mengutip situs baitulmaqdis.com,  ada penelitian yang mengaitkan antara hafalan Al Qur’an dan meningkatnya produktivitas seseorang.

Dr. Shalih bin Ibrahim Ash Shani’, Guru Besar Psikologi di Universitas Al Imam bin Saud Al Islamiyyah, Riyadh, Arab Saudi meneliti dua kelompok responden, yakni mahasiswa Universitas King Abdul Aziz berjumlah 170 responden, dan kelompok mahasiswa Al Imam Asy Syathibi yang juga berjumlah sama.

Penelitian ini menemukan korelasi positif antara peningkatan kadar hafalan Al Quran dengan kesehatan psikis seseorang. Mereka yang lebih unggul hafal Al Quran dengan yang tidak memiliki tingkat kesehatan psikis yang berbeda.

Karenanya, kesehatan psikis yang baik dapat menunjang produktivitas seseorang. Korelasi antara kadar menghafal Al Quran dengan kesehatan psikis ini juga tercantum dalam hadits riwayat Abu Daud yang berbunyi, “Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah, sedang mereka membaca kitabNya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjung oleh Allah di hadapan para makhluk dan sisiNya.”

Limpahan ketenangan dari Allah subhanahu wa ta’ala inilah yang dapat membawa dalam taraf kesehatan psikis yang baik sekaligus dapat meningkatkan produktivitas.

Terkait dengan ini, nampaknya Rumah Sakit Islam Sultan Agung (RSISA) Semarang paham betul mengenai hal tersebut. Karenanya, di dalam lingkungan RSISA telah dibangun rumah tahfidz untuk mewadahi para karyawan yang ber-istiqamah dalam menghafal Al Quran.

Berdampak Berkah dan Produktivitas Bagi RS

Rumah tahfidz ini berada satu bangunan dengan masjid tepatnya di lantai 1 masjid. “Program ini sebagai sarana dakwah RS, membantu para pegawai serta masyarakat dalam menghafal Al Quran sekaligus bertujuan melahirkan para penghafal dari golongan orang dewasa,” papar Samsudin Salim S.Ag., M.Ag, selaku Kepala Bidang Pelayanan Islam (BPI) RSI Sultan Agung Semarang.

Kemudian, menanggapi korelasi antara kadar hafalan Al Quran dengan produktivitas seseorang, Samsudin angkat bicara. “Mengacu pada penelitian pada lembaga pendidikan, ada korelasi antara kadar menghafal Al Quran dengan prestasi peningkatan akademik,” ungkapnya. Karenanya, para pegawai yang memiliki kemampuan untuk menghafal Al Quran memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan dan membesarkan RS Syariah.

Rumah sakit yang telah tersertifikasi syariah terus berjuang untuk meningkatkan kualitasnya. Tak hanya kualitas di dalam manajemen rumah sakitnya namun juga pelayanannya yang ditingkatkan. Salah satu bentuknya adalah dengan meningkatkan akhlaq pegawainya dengan program tahfidz yang telah sukses dilakukan di RSI Sultan Agung Semarang.

Dengan diikutsertakan karyawan dalam program tahfidz, Samsudin meyakini akan membawa dampak baik  tidak hanya bagi rumah sakit, tapi bagi pasien. “Kami yakin program ini akan mengundang keberkahan Allah subhanahu wa ta’ala dan tentu saja peningkatan produktivitas,” jelasnya.(ipw)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here